Jbm.co.id, Ambon – Ketua DPRD Provinsi Maluku Lucky Wattimuri mengatakan, agar tidak timbul keraguan masyarakat, sebelum dilaksanakan vaksinasi harus dilakukan sosialisasi terlebih dahulu.

Hal itu disampaikan Lucky Wattimuri kepada wartawan di Gedung DPRD Provinsi Maluku, Senin, 13 Januari 2020.

”Sesuai jadwal dari Pemerintah Pusat vaksinasi dimulai dari tanggal 13 Januari.

Kedua adanya pembatasan kegiatan masyarakat, bagaimana sikap Pemerintah Daerah melalui gugus tugas terkait masalah tersebut di Maluku.

Ketiga, kita juga berbicara tentang permintaan bapak Walikota Ambon Richard Louhenapessy, agar bagaimana mengkoordinasikan pemakaman jenazah dari luar kota Ambon dan beberapa hal lainnya yang telah disampaikan oleh anggota Dewan terhadap semua yang disampaikan, pokok-pokok agenda di hari ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Tidak Terima Nama Presiden RI Jokowi Dicatut, Para Relawan Jokowi Sumsel Melaporkan Oknum LSM Ke Mapolda Sumsel

Wattimuri mengungkapkan, pihaknya juga melakukan brainstorming untuk mendapatkan gambaran dari Sekda Maluku sebagai ketua gugus tugas harian, agar bagaimana kesiapan Pemerintah Daerah, kesiapan gugus tugas untuk menjelaskan hal tersebut untuk pelaksanaan vaksin Covid-19.

”Anggota Tim banyak membicarakan tentang kesiapan tenaga medis dalam melaksanakan vaksinasi, kesiapan jumlah vaksin yang tersedia, sebab tahap pertama ini tenaga yang divaksinasi berjumlah sekitar 14 rb sekian, namun vaksin yang tersedia sekitar 15.120 dan ternyata minggu depan baru datang sebahagianya lagi dan tadi ditanyakan semua,” terang Lucky.

Untuk menepis keraguan masyarakat, Wattimuri mengatakan, harus dipersiapkan dengan sebaik baiknya agar vaksinasi berjalan dengan baik.

Baca Juga :  GANDENG PD SWATANTRA, DISTAN BULELENG DORONG PRODUKSI BERAS MERAH MUNDUK

Termasuk di dalamnya, perlunya ada sosialisasi ke masyarakat, sebab hoax yang muncul di masyarakat juga sangat kuat, berkaitan dengan vaksin ini.

Pihak Dewan, kata Lucky juga akan melaksanakan tugas sosialisasi tersebut.

”Tadi kami telah minta dari Sekda, materi yang beliau jelaskan agar dapat kita pelajari sehingga ketika tim turun ke lokasi-lokasi dan kita kumpulkan orang-orang maka kita juga lakukan sosialisasi.

Dengan demikian masyarakat memiliki pemahaman yang sama tentang pentingnya vaksinasi itu, sebab jika vaksinasi dilakukan timbul keraguan maka saya kira orang tidak akan menyerahkan diri untuk vaksinasi, hal itu yang tadi coba kami bicarakan bersama Sekda,” ujar Lucky.

Baca Juga :  Pentingnya Penanganan Sampah Di Tengah Masyarakat

Terhadap surat dari Walikota Ambon, sebut Lucky, pihaknya telah menyepakati untuk nantinya dibuka koordinasi dengan Walikota dan dewan akan mengambil langkah-langkah dengan Walikota dan juga Sekda agar dapat dikoordinasikan tentang pemakaman jenazah Covid-19 yang diluar kota Ambon.

”Sebab yang kita inginkan supaya semuanya berjalan secara baik, ada kewenangan-kewenangan yang juga kita mengerti, posisi Walikota.

Kita harus mengetahui kesalahan sedikit saja dalam menggunakan kewenangan dalam melakukan anggaran maka bisa jadi masalah. Olehnya itu, hal ini akan kita koordinasikan dengan sebaik-baiknya,” tutup Lucky. (Red/Jbm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here