Bebas Covid-19, Bondalem Gelar Upacara Naur Sesangi, Dihadiri Bupati Buleleng

2 min read

Foto JBM.co.id/Francelino: Upacara Naur Sesangi dihadiri Bupati Buleleng

Spread the love

Bondalem, JBM.co.id – Di awal munculnya Covid-19 di Bali, Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, membuat public Bali heboh nan gemetaran.

Karena akibat banyaknya warga desa tersebut terpapar positif Covid-19, sehingga Pemkab Buleleng memputuskan me-lockdown Desa Bondalem.

Namun kesabaran dan ketaatan masyarakat Bondalem terhadap aturan Kesehatan Covid-19, akhirnya desa yang dulu dikenal sebagai desa kaya raya karena penghasil jeruk nomor di Bali bahkan nasional itu, bisa bebas dari virus produk Cina tersebut.

Ini terlihat dalam beberapa bulan terakhir penyebaran virus covid-19 di desa tersebut sudah terbilang sedikit. Walaupun masih terdapat satu sampai dua kasus, namun ini jauh berkurang dari beberapa waktu lalu.

Selama masa lockdown dulu, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan Pemerintah Desa bersinergi untuk menangani penyebaran covid-19. Berbagai upaya telah dilakukan untuk memerangi covid-19 di Desa Bondalem saat itu. Mulai dari pemberian masker dan sembako untuk masyarakat desa. Bukan hanya itu, masyarakat juga melakukan persembahyangan memohon agar Desa Bondalem terbebas dari covid-19.

Baca Juga :  LSM KAMPUD Lampung Timur Akan Laporkan Kades Guna Wijaya dan CV. SMS, Terkait Penyaluran BPNT di Kec. Labuhan Maringgai

Maka Rabu (16/12/2020) Desa Bondalem menggelar upacara Naur Sesangi (ucapan syukur dengan menempati janji) yang dihadiri oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna,SH, Camat Tejakula Drs.Nyoman Widiartha, Unsur TNI/Polri, beberapa Pimpinan SKPD lingkup Pemkab Buleleng, dan Perbekel Desa Bondalem.

Digelar acar persembahyangan bersama sebagai bentuk syukur. Yang dipusatkan di Padmasana Kantor Perbekel Desa Bondalem.

Baca Juga :  Ketua DPC BMI Pacitan, Bantah Pernyataan Ketua Projo Soal Kabar Akan Adanya "Migrasi Politik" Kader

Bupati Agus menjelaskan alasannya menyelenggarakan persembahyangan bersama di Padmasana Kantor Perbekel Desa Bondalem. Ia mengatakan, peresmbahyangan bersama ini merupakan janjinya yang pernah dirinya ucapkan saat memberikan bantuan ke desa tersebut saat menjalani karantina.

“Ini sebuah ritual rasa syukur saya sebagai Kepala Daerah karena Desa Bondalem sudah terlepas dari pandemi. Tentunya di saat seperit itu, kita sebagai umat beragama harus berserah diri kepada tuhan disamping melakukan upaya-upaya pencegahan,” jelasnya.

Ditanya terkait upaya Pemkab Buleleng dalam pencegahan penyebaran covid-19 di Buleleng, dirinya mengaku pihaknya selalu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang protokol kesehatan.
“Kita perlu mewaspadai bersama tentang penanganan covid ini jangan sampai kewaspadaan kita turun sehingga kasus covid kembali meningkat,” himbaunya.

Baca Juga :  Puskesmas Bubakan Pacitan Raih Prestasi ZI WBK Tahun 2020

Sementara itu, Perbekel Desa Bondalem Drs. Ec. Gede Ngurah Sadu Adnyana mengatakan, masyarakat Desa Bondalem selama ini sangat patuh terhadap seluruh himbauan yang dikeluarkan dari Pemerintah. Ini lah yang menyebabkan penyebaran covid-19 di desa tersebut mereda. Dirinya pun mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng karena sudah memberikan bantuan saat karantina desa. Masih kata Ngurah Sadu, saat ini pihaknya selalu melakukan kampanye protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan (3M).

“Perlu kesadaran terutama kami di Pemerintahan Desa harus memberikan contoh 3M kepada masyarakat. Kalau kami tidak menerapkan itu, masyarakat pasti akan mencontoh kami,” pungkasnya. frs/jmg/*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | W2B by JBM.CO.ID.