Gudang Kardus Bekas di Seririt Ludes Terbakar

2 min read

Foto Polsek Seririt: Gudang kardus bekas terbakar

Spread the love

Seririt, JBM.co.id – Sebuah bangunan berukuran 10 x 10 meter yang selamaini dijadikan gudang berisikan bamboo kering dan kardus bekas di Jalan Sahadewa Kelurahan, Kota Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali, ludes terbakar.

Informasi dari Kasubbaghumas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, SH, bahwa bangun dengan tembok dari batako dan juga dari bambu itu terbakar Selasa (15/12/2020) sore sekitar pukul 16.00 Wita. “Korban atau pemilik bangunan bernama Made Pariasta alias Pak Japar, 64, beralamat di Jalan Udayana No 25B Seririt,” jelas Sumarjaya mengutip laporan dari Polsek Seririt.

Baca Juga :  Aji-Gagarin, Sah Terima Formulir B1 KWK Dari DPP Partai Golkar

Bagaimana kronologisnya? Sumarjaya menceritakan bahwa pada Selasa (15/12/2020) sekitar pukul 15.50 Wita pembantu rumah tangga bernama Komang Juleha membakar sampah (daksina linggih) di dekat tembok gudang tersebut. Sayang, setelah membakar sampah, Komang Juleha malahmeninggalkannya dan api menjalar ke gudang tersebut.

“Beberapa menit kemudian saksi-saksi yang berada di dekat TKP mendengar suara ledakan kecil perkirakan dari kelapa daksina yang terbakar, dan karena sebagian tembok gudang terbuat dari bambu maka api dengan mudah membakar isi gudang tersebut,” papar Sumarjaya seraya menyebut nama saksi-saksi yakni Luh Pasmiani, 56, beralamat di Jalan Sahadewa Seririt, merupakan adik korban Pak Japar, serta Nyoman Riasmini, 48, beralamat di Jalan Udayana No 25 B Kelurahan Seririt.

Baca Juga :  Ombudsman Bali Soroti Insiden Sukarda  Kesetrum Listrik PLN di Legian

Para saksi pun meminta bantuan Pemadam Kebakaran dan setelah hampir satu jam dengan menggunakan 2 unit mobil pemadam, sekitar pukul 17.00 Wita api sudah bisa dipadamkan. “Korban menderita kerugian sekitar Rp. 3.000.000,” tambahnya.

Sumarjaya menyebutkan bahwa kebakaran tersebut diduga akibat kelalaian dari pembantu dari pemilik rumah/korban karena membakar sampah bekas banten/daksina di dekat tembok gudang .

Baca Juga :  GUDANG KUD KARMA BUMI AMERTA KUBUTAMBAHAN LUDES TERBAKAR

“Pihak pemilik atau korban tidak mempermasalahkan atau tidak menuntut secara hukum dan telah iklas menerima dengan akibat dari pristiwa tersebut,” pungkas Sumarjaya. frs/jmg/*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | W2B by JBM.CO.ID.