Pacitan,jbm.id- Juru bicara tim komunikasi publik gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto, menyampaikan rilis terkait meninggalnya salah satu tenaga medis yang dikabarkan gegara terinfeksi covid-19, Ahad (13/12) kemarin.

Dalam keterangan persnya yang dirilis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, Rachmad menegaskan, bahwa informasi tersebut.memang benar adanya. “Salah satu tim medis yang bertugas di RSUD dr Darsono Pacitan, memang meninggal dunia gegara terinfeksi covid-19,” kata Rachmad, Senin (14/12).

Baca Juga :  Prof Sudijono, Terus Blusukan Ke Masyarakat Bawah

Memetikan informasi dari pihak Dinas Kesehatan, lanjut Rachmad, ternyata kabar itu benar. “Sebagaimana informasi dari Ratna Susy Rahayu Kabid Kesmas Dinkes Pacitan, mengatakan paramedis berjenis kelamin laki-laki yang tinggal di Kecamatan Pacitan tersebut diketahui positif covid-19 pada (07/12), dari tes swab di Puskesmas Tanjungsari, tepatnya pada (05/12),” ungkap Rachmad menyampaikan rilis dari Dinas Kesehatan.

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ini mengatakan, sebelum wafat, kondisi pasien karena adanya comorbid Diabetes Melitus (DM).

Baca Juga :  Bupati Indartato Kembali Meraih Penghargaan Dari Kemen PAN-RB

Satgas TGTP Pacitan merawat pasien secara intensif di rumah sakit. Kondisi semakin parah karena pada (10/12) kesehatan pasien menurun. “Yang perlu dicatat almarhum tertular dari keluarganya dan bukan dari rumah sakit,” jelas Rachmad.

Masyarakat Kabupaten Pacitan tidak perlu merasa resah terhadap kabar tersebut, sebab pihak RSUD dr. Darsono telah melakukan tindakan preventif, dengan melakukan metode 3T sesaat setelah paramedis tersebut melakukan uji swab. “Sedang ruang tugas yang bersangkutan sementara tidak beroperasi, ini akan dilakukan sampai keluar hasil swab-nya seluruh petugas,” tegasnya.

Baca Juga :  Pedagang Kantin Terdampak Covid-19, Dapat Bantuan Dari GTPP

Pada kesempatan yang sama, Rachmad juga kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk kembali menegakkan himbauan pemerintah terhadap protokol kesehatan, melalui 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan). “Satu lagi tolong jauhi kerumunan,” pungkasnya. (yun).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here