DENPASAR, WWW.JBM.CO.ID- Calon Walikota Denpasar nomor urut 2 AMERTA, Gede Ngurah Ambara Putra, SH, mendapat penghargaan sebagai Duta Bapak Pasar Tradisional dari Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI).

Penghargaan diserahkan langsung Ketua DPW IKAPPI Provinsi Bali, Sudadhi Murtadho.

Dalam keterangannya Ketua DPW IKAPPI Provinsi Bali, Sudadhi Murtadho mengatakan kondisi pasar tradisional di Bali sebagai lokasi berbelanja dianggap masih belum maksimal.

Baginya, hasil pengamatan di lapangan banyak lingkungan di pasar- pasar tidak terawat, pengelolaan sampah masih minim, dan berimplikasi berkurangnya minat berbelanja masyarakat.

Maka dari itu, IKKAPI justru melihat figur Gede Ngurah Ambara Putra, SH., dalam aspek politikannya sebagai Calon Walikota Denpasar diamati mau turun menemui dan mengkomunikasikan apa saja keluhan para pedagang pasar.

Baca Juga :  Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-75, Perempuan Golkar Bersatu Provinsi Lampung Gelar Donor Darah

Berikutnya, demi mewujudkan perhatian lebih lanjut, DPW IKAPPI Provinsi Bali memilih dan memberi penghargaan terhadap Gede Ngurah Ambara Putra sebagai Duta Bapak Pasar Tradisional.

 

“Beliau sangat peduli dengan pedagang pasar di Kota Denpasar, kami yakin beliau ke depannya akan memperhatikan keberadaan pedagang pasar. Jadi, kami beri penghargaan sebagai Duta Bapak Pasar Tradisional,” ujarnya, Kamis (3/12) lalu.

Baca Juga :  Direktur PT. Jarrak I Gede Putu Sudiarta, Terima Undangan Penghargaan Dalam Acara Indonesia Best In Awards Winner 2020

Murtadho menuturkan, penghargaan ini tidak sembarangan diberikan. Harus dipelajari dahulu siapa penerimanya, track record-nya bagaimana, dan lalu diajukan calon penerima penghargaannya.

IKKAPI pada dasarnya tidak berpolitik, akan tetapi IKKAPI akan mendukung siapa saja pejabat yang mau memperjuangan pasar.

“Karena beliau peduli di setiap kampanye politiknya mau datang ke pasar, sebab tidak semua pejabat di saat Pilkada mau datang ke pasar dan beliau kami amati peduli dengan pedagang pasar di Denpasar,” tutur pria kelahiran Pati, Jawa Tengah, 23 Desember 1978 ini.

Lebih lanjut, Ngurah Ambara berterimakasih atas penghargaan yang diberikan sebagai Duta Bapak Pasar Tradisional, figur yang mau datang ke pasar diperlukan masyarakat dan bila dapat terpilih nanti (Walikota), tentu bisa memperhatikan serius kondisi pasar, parkir ditata, dan pembeli supaya lebih nyaman.

Baca Juga :  KPK HARAPKAN INSTANSI PEMERINTAH TRANSPARAN KELOLA DANA BANTUAN PENANGGULANGAN COVID-19

“Kami berharap ke depannya kualitas Pasar Tradisional di Denpasar bisa jauh lebih meningkat dari segi manajemen dan revitalisasi pasar. Bantuan untuk pedagang pasar juga diperlukan ke depan sehingga bermanfaat bagi pedagang pasar itu sendiri,” tandasnya. (Red/Aj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here