Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Perbaikan Infrastruktur DTW Buleleng Terus Dilakukan

2 min read

Foto Prokom Buleleng: Bupati tanda tangan MoU tiket elektronik di DTW Air Panas Banjar

Spread the love

Banjar, JBM.co.id – Guna meningkatkan kunjungan wisatawan pada obyek wisata atau daya tarik wisata (DTW) di Kabupaten Buleleng, Bali pasca pandemi Covid-19, diperlukan usaha yang maksimal. Salah satunya adalah perbaikan infrastruktur di DTW-DTW yang ada.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menjelaskan perbaikan-perbaikan infrastruktur DTW akan terus dilakukan di Buleleng. Utamanya pasca pandemi Covid-19. Ini diperlukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Dengan pinjaman PEN yang sedang diusulkan, kualitas DTW ditingkatkan secara bertahap. Sehingga, retribusi DTW-DTW yang ada bisa meningkat sekaligus penambahan jumlah Pendapatan Asli Daerah. “Termasuk meningkatnya pendapatan masyarakat sekitar DTW. Ini yang utama,” ungkapkan Agus saat ditemui usai menandatangani perjanjian kerja sama antara Pemkab Buleleng dengan BPD Bali mengenai penerapan tiket elektronik di DTW Air Panas Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Jumat (20/11).

Baca Juga :  Digelar PLN UP3 Bali, Goes dengan Sepeda Listrik Dilepas Gubernur Koster

Modal percepatan akselerasi perekonomian adalah infrastruktur. Jika infrastruktur seperti jalan sudah bagus, perekonomian bisa ditingkatkan. Jalan yang bagus juga bisa mempercepat distribusi. Masyarakat di desa membawa hasil pertanian menjadi lancar. Hal tersebut juga akan terus dilakukan pada bidang pariwisata. “Seperti yang akan kita lakukan di Danau Buyan. Sehingga bisa mengakselerasi ekonomi khususnya pendapatan masyarakat,” ujar Agus.

Baca Juga :  GANDENG PT INDONESIA POWER, DISTAN BULELENG KEMBANGKAN BANANA SMART VILLAGE DI DESA BUKTI

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Buleleng Gede Sugiartha Widiada mengatakan ada 10 DTW yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah. Pada tahun ini, jika seluruhnya sudah siap, juga akan diterapkan tiket elektronik. Air Panas Banjar dipilih pertama karena telah mendapatkan sertifikasi aman covid-19 dari Pemerintah Provinsi Bali. Selain itu, Air Panas Banjar ditarget meraih retribusi terbesar. “Hampir 40 persen target retribusi dari DTW dibebankan kepada Air Panas Banjar,” katanya.

Baca Juga :  Wagub Cok Ace: "Pandemi Covid-19 Terparah dari Letusan Gunung Agung"

Disinggung mengenai instruksi Bupati Buleleng untuk pembentukan tim peningkatan pendapatan daerah, mantan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran ini menyebutkan pihaknya sebenarnya sudah membentuk Tim Pemeriksa Pajak. Tim ini bertugas untuk mencari wajib pajak yang selama ini menunggak. Selanjutnya, akan dibentuk pula tim bersama yang terdiri dari BPKPD, DPMPTSP, dan Satpol PP.

“Kita sudah bergerak. Nanti juga akan dibentuk tim bersama yang terdiri dari berbagai instansi,” pungkas Sugiartha Widiada. frs/jmg/*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | W2B by JBM.CO.ID.