Website Wisata Ledokombo Jember: Alternatif Promosi Digital Wisata Desa

3 min read
Spread the love

JEMBER, WWW.JBM.CO.ID- Peran pemuda desa menjadi strategis dalam pengelolaan promosi digital Desa Ledokombo.

Fokus program pengabdian ini adalah Pemberdayaan Pemuda Desa dalam Strategi Promosi Digital terhadap Desa Ledokombo sebagai Desa Wisata Unggulan di Kabupaten Jember.

Tim pengabdian ini terdiri dari dosen Universitas Negeri Malang yaitu Dediek Tri Kurniawan, Slamet Fauzan, Kennis Rozana dan Ahmad Fawaiq Suwanan.

Pemuda desa yang memiliki lebih baik pemahaman terhadap teknologi informasi, maka akan menjadi modal yang cukup dalam mempromosikan Desa Ledokombo sebagai desa wisata.

Berdasarkan penggalian data, program dikhususkan dalam pembuatan website desa dan Instagram, pungkas Dediek selaku ketua pengabdian ini.

Website wisata Desa Ledokombo ternyata merupakan salah satu kebutuhan yang disuarakan oleh Kepala Desa Ledokombo. Konsep yang dibuat dalam website disesuaikan dengan ensensi dan identitas Desa Ledokombo.

Baca Juga :  BUKA 5 DTW, BUPATI EKA INGATKAN PENGELOLA UTAMAKAN PROTOKOL KESEHATAN

Tujuan pembuatan website wisata Desa Ledokombo adalah saran informasi dan etalase produk yang dimiliki Desa Ledokombo. Selain itu, keberadaan instagram wisata_ledokombo juga menguatkan strategi promosi digital dalam memperkenalkan Desa Ledokombo sebagai desa wisata unggulan di Kabupatan Jember.

Kedua sarana tersebut baik website dan Instagram wisata Ledokombo diharapkan dikelola baik oleh pemuda desa di Ledokombo secara berkelanjutan.

Pada tahapan production pada website, terdiri dua tahapan yaitu: (1) proses desain, dan (2) proses programming. Proses pertama dilakukan adalah desain dari konten yang sudah ada konten yang dibutuhkan.

Dalam meningkatkan kualitas konten, beberapa pembuatan ilustrasi melibatkan mahasiswa dari Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri Malang.

Proses desain juga penetapan theme yang sesuai dengan kebutuhan website dan dilakukan modifikasi dari theme yang sudah dipilih yang sesuai dengan kebutuhan.

Baca Juga :  DISPAR BULELENG SINERGI LAKUKAN PEMULIHAN SEKTOR PARIWISATA

Berdasarkan terkait pemaparan mengenai konsep desa wisata, icon logo yang dikembangkan dibuat dengan tema anak-anak dengan permainan tradisional yang melambangkan perdamaian dan kesederhanaan.

Permainan-permainan yang ditampilkan juga sesuai dengan salah satu destinasi unggulan di Desa Ledokombo yaitu Ledokombo.

Proses berikutnya pada tahapan production adalah programming yaitu terdiri dari Coding HTML/Flash, Scripting/Flash, Database, dan Content Management Sistem.

Pada proses ini, pelaksana program menggandeng dosen Universitas Negeri Malang yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup dalam membuat website ini.

Proses ini juga membangun halaman admin yang disesuaikan dengan kebutuhan dan mudah digunakan bagi siapa pun. Penggunaan CMS adalah menggunakan WordPress.

Widhyatmoko (2010) menyampaikan alasan mengenai pengunaan engine WordPress adalah: (1) Free Software- Open Source Software; (2) Mudah dalam instalasi dan operasional, terutama kemudahan dalam updating situs; (3) Kebutuhan standar instalasi sangat rendah; (4) Dilengkapi dengan fasilitas Spam Protection dan sistem password protected yang baik; (5) Fokus di dalam estetika, web standard dan kemudahan; (6) Menggunakan bahasa script yang “terbuka” (open source) hingga memungkinkan ditambahkan dengan plug-in, widgets, hingga dapat memaksimalkan fungsi dan kebutuhan dari situs; (7) Memiliki fasilitas user regristration dan multiple authors yang baik, (8) WordPress berkembang dengan sangat pesat.

Baca Juga :  PARIWISATA: MANTAN KETUA DEWAN JUGA SOROTI IMBAUAN BUPATI BANGLI

Tahapan programming dilakukan oleh tenaga expert dari dosen dan mahasiswa Universitas Negeri Malang dalam mewujudkan website tersebut. Tahapan itu juga meliputi membangun management sistem yang diperlukan. (Red/AJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | W2B by JBM.CO.ID.