Debat Publik, Ali Rahman Ajak Paslon Nomor 1 Melek Media Sosial

2 min read
Spread the love

WAY KANAN, WWW.JBM.co.id | Raden Adipati Surya (RAS) Calon Bupati Way Kanan dengan nomor urut 2, mengajak pasangan nomor urut 1 (Arjuna) untuk bermedia sosial.

Hal itu disampaikan pasangan Ali Rahman Calon Wakil Bupati yang mengusung tagline ‘Berani Pasti Aman,’ saat debat terakhir yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab. Way Kanan, Rabu malam (4/11/2020).

Dimulainya debat itu sekitar pukul 19.30 WIB, dan disiarkan secara langsung oleh KPU Way Kanan, dengan mengusung tema “Inovasi dan Sinergi Pembangunan Daerah untuk Memajukan NKRI”.

Dalam sesi tanya jawab, RAS mempertanyakan bagaimana pasangan nomor urut 1 Juprius dan Rina Marlina (Arjuna) untuk membuat inovasi dan informasi untuk menjaga keutuhan NKRI dalam hal ini bermedia sosial.

Baca Juga :  Istri Paslonkada Tony-Antoni, Kompak Hadiri Pengukuhan Laskar Wanita Demokrat Lampung Selatan

Karena saat ini masyarakat begitu gencar bermedia sosial, terkadang pula membuat berita hoax. Tanya RAS kepada pasangan Arjuna.

Menanggapi itu, Rina Marlina Calon Wakil Bupati Way Kanan dengan nomor urut 1, menyoroti pendidikan yang ada di Kabupaten Way Kanan, dimana pendidikan multikultur dan multi budaya diajarkan sejak dini.

Sejak Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) hingga perguruan tinggi. Jika saja pendidikan itu diajarkan pada semua jenjang, maka dirinya yakin bahwa mereka (Masyarakat) akan sadar bahwa kita ada di dalam satu rumah yang namanya NKRI.

Selain peserta didik maka guru – guru juga harus dipersiapkan bahka kita hidup bersuku – suku untuk saling mengenal bukan untuk bermusuhan.

Saling menghormati dan toleransi, inovasi seorang pemimpin harus dilakukan dimulai dari pendidikan.

Baca Juga :  Kilas Balik Mantan Kapolda Lampung SPDB Pangeran Edward Syah Pernong, Penggagas TEKAB 308 Polda Lampung

Dia juga masih mendengar dimusim politik sekarang ini, masih ada tim kampanye yang menyoroti, bahwa ada pendatang dan pribumi.

“Memang benar bahwa kita Indonesia, khususnya Way Kanan merupakan daerah yang bersuku – suku dan berbangsa serta beragama yang majemuk.

Oleh karena, kemajemukan adalah keniscayaan di Kabupaten Way Kanan maka bagaimana menyatukan seluruh suku – suku di Way Kanan yang majemuk tersebut. kata Rina Marlina.

Sementara itu, Calon Bupati Way Kanan dengan nomor urut 2, Raden Adipati Surya dan Ali Rahman, kembali mengingatkan pasangan nomor urut 1 (Arjuna) bahwa di Kabupaten Way Kanan, ada berbagai Organsasi Kemasyarakatan serta Forum Komunikasi Umat Beragama, yang dapat digerakkan untuk menyatukan. Seperti contoh Umat Darma serta NU (Nahdlatul Ulama), dan itulah jawaban bahwa hadirnya Negara disitu.

Baca Juga :  NEW NORMAL: KETUA DPRD BULELENG AJAK MASYARAKAT TAAT PROTOKOL KESEHATAN

Negara itu hadir dimana – mana, baik dari tingkat pusat, provinsi, daerah hingga kampung (Desa), jadi bukan tidak ada program ‘raja bungkam’ yang tadi disebutkan negara tidak hadir. Papar RAS.

Dia juga mengajak agar pasangan Arjuna dapat bisa bermedia sosial, agar mengetahui, Saat ini sudah canggih, terkadang orang berprovokasi melalui medsos, karena medsos itu pula bisa menggerakkan orang.

Media sosial juga dapat memecahbelahkan bangsa ini, kalau kita tidak bisa menyikapi dengan baik, jelas Adipati. /Muhtar.

Redaksi-Seno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | W2B by JBM.CO.ID.