Foto JBM.co.id/Junior: Bupati Agus

SINGARAJA-JBM.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, Bali, berencana untuk membangun mall pelayanan publik. Rencana ini diambil untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

Agus Suradnyana menjelaskan sebenarnya mall pelayanan publik tersebut merupakan sebuah inovasi yang diinstruksikan oleh pemerintah pusat. Tujuannya adalah untuk mempercepat pelayanan-pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan seruan yang disampaikan Presiden RI, Joko Widodo. Pelayanan tersebut seperti pengurusan perizinan dan pembayaran pajak daerah. Semuanya agar terhubung dalam satu kantor. Sehingga masyarakat tidak keliling dan lambat dalam pengurusan.

Baca Juga :  KAPOLSEK GEROKGAK KOMPOL WIDANA TATAP MUKA DENGAN P2M

“Lebih cepat dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat pelayanan publik. Di balik itu, ada substansi yang konkrit untuk mempersingkat arus sirkulasi pelayanan,” ungkapkan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat ditemui di sela-sela kegiatannya, Kamis (29/10/2020).

Rencananya mall pelayanan publik akan dibangun di depan SMA Negeri 1 Singaraja. Lahan tersebut seluas 34 are. Gedung yang akan dibangun bisa juga dipadukan dengan fungsi lainnya seperti fungsi hiburan. Seperti di lantai tiga akan ada gedung bioskop di dalamnya. “Kita masih mendesain apa yang akan dibangun,” ucap Agus.

Baca Juga :  HILANG SEHARI, KM BARUNA JAYA RAYA DITEMUKAN, SUDAH BERSANDAR DI PPI SANGSIT

Disinggung mengenai anggaran, Agus mengaku masih menunggu dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Jika usulan dan pinjaman PEN disetujui, pembangunan akan dilanjutkan. Jika tidak disetujui, pembangunan akan ditunda dulu. “Tergantung dari dana pinjaman PEN disetujui atau tidak. Mudah-mudahan bisa disetujui,” ujarnya.

Dia menambahkan PEN ini akan memberikan manfaat yang luar biasa untuk menghilangkan stagnasi pembangunan yang terjadi selama masa pandemi covid-19. Selama pandemi ini, diketahui berbagai macam pembangunan maupun pergerakan ekonomi berjalan dengan sangat lambat. PEN ini bisa mengakselerasi pembangunan sekaligus sebagai upaya pemulihan ekonomi secara masif. Di samping itu, PEN juga memberikan kecepatan kepada masyarakat bagaimana menggerakkan roda perekonomian di Kabupaten Buleleng. “Harapannya, dengan PEN, stagnasi ini akan cepat selesai,” tutup Agus.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: SEKPROV DEWA INDRA TINJAU RAPID TEST MASSAL DI PASAR GALIRAN SEMARAPURA

Penulis: Junior
Editor: Francelino

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here