JAKARTA, WWW.JBM.co.id |Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI hari ini kembali memeriksa sejumlah saksi terkait perkara korupsi mantan Bupati Lampung Tengah, pemeriksaan dilakukan di SPN Polda Lampung, Jum’at (23/10/2020).

Dari informasi yang berhasil dihimpun oleh awak media ini, ada 5 (lima) orang sebagai saksi yang diperiksa penyidik KPK terkait tindak pidana perkara (TPK) pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Lampung Tengah, Tahun 2018, diantaranya ;
1. Ari Kurniawan, wiraswasta, hubungan sebagai saksi.
2. Tri Wahyudi, Wiraswasta, hubungan Saksi.
3. Zakaria Ahmad, wiraswasta, hubungan Saksi.
4. Nurrohman, wiraswasta, hubungan Saksi.
5. Usman Gumanti Arief, wiraswasta, hubungan Saksi.

Baca Juga :  IDUL FITRI 144 H: DI BULELENG SHALAT IED DI RUMAH, TIDAK DI TEMPAT UMUM

Kepada awak media, Plt Juru bicara bidang penindakan Ali Fikri, menyampaikan bahwa pemeriksaan tersebut terkait perkara Mustafa.

“Pemeriksaan tersebut terkait tindak pidana korupsi, pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Lampung Tengah tahun anggaran 2018”, kata Ali Fikri.

Diduga Mustafa menerima fee dari ijon proyek-proyek di lingkungan Dinas Bina Marga kisaran fee disebut 10 persen-20 persen dari nilai proyek. KPK menduga, Mustafa telah menerima uang sebesar Rp. 95 Miliyar kurun waktu Mei 2017 hingga Februari 2018 yang digunakan untuk kepentingannya.

Baca Juga :  11 Nyawa Penambang Melayang Akibat Kecelakaan Tambang Rakyat di Lalang Tanjung Enim

Terkait dugaan suap dan gratifikasi tersebut, KPK menyangkakan Mustafa melanggar Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi.

Sebelumnya 8 (delapan) orang sebagai saksi diperiksa oleh penyidik KPK, Kamis (22/10/2020) termasuk kepala Inspektorat Lampung Tengah Ir. Muhibbatullah, MM.

Redaksi-Seno

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here