Diduga Kampanye Di Tempat Ibadah, Paslon No 2 Dilaporkan Ke Bawaslu

1 min read

PONOROGO-JBM.CO.ID-Tim Kampanye nomor urut Satu, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko dan Lisdyarita, akhirnya resmi melaporkan Pasangan Calon Nomor Urut 2 ke Bawaslu, Minggu, (18/10).

Dengan membawa sejumlah bukti-bukti kuat, Ketua Tim Paslon Nomor Urut 11, Sugeng Hariono bersama Dimyati Dahlan, Sekretaris, memberikan laporan ke Bawaslu Ponorogo.

Baca Juga :  Perluas Jangkauan Kampanye Antikorupsi, KPK-Damri Sepakati Kerja Sama

Dimyati Dahlan, memaparkan, laporan ini terkait Pidana Pemilihan Umum, yaitu atas larangan kampanye sebagaimana dimaksud dalam pasal 69 huruf (1) UU 1 Tahun 2015. “Sebagaimana yang diduga pelanggaran kampanye oleh pasangan calon nomor 2, tim kampanye dan partai pengusung,”terangnya.

Dimyati melanjutkan, Paslon nomor 2, diduga telah melakukan kampanye di tempat-tempat ibadah yang telah dilarang dalam aturannya. “Bahwa tindakan terlapor, jelas melanggar pasal 69 huruf (i) UU 1 tahun 2015 dan pasal 68 huruf (h), Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia nomor 4 tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Walikota,”paparnya.

Baca Juga :  UPDATE PENANGGULANGAN COVID-19 BALI, KAMIS 6 AGUSTUS 2020

Atas laporan itu, lanjut Dimyati Dahlan, pihaknya menyampaikan bukti-bukti kuat berupa foto-foto kampanye di masjid atau tempat ibadah, kemudian disertai berita online hingga video kampanye di masjid. “Bukti kita sangat kuat. Kita berharap Bawaslu menindaklanjuti dan mampu berkerja secara profesional,”lanjutnya.(ded)

Baca Juga :  VIRUS CORONA: DEMOKRAT LAWAN COVID-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *