BUDIDAYA PORANG: KUB SARI AMERTA JATI DESA SELAT DIKUKUHKAN

3 min read

Foto JBM.co.id/Francelino: Perbekel Putu Mara lantik pengurus KUB Sari Amerta Jati

Spread the love

SELAT-JBM.CO.ID – Tamanan porang kini menjadi primadona di kalangan petani di Bali. Termasuk para petani di Banjar Dinas Witajati, Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Para petani dari Banjar Dinas Witajati itu pun menghimpunkan diri dalam satu kelompok usaha bersama yang diberi nama KUB Sari Amerta Jati yang bergerak di usaha budidaya porang.

Menariknya KUB Sari Amerta Jadi menjadi satu-satu KUB yang bergerak di bidang budidaya tanaman porang di Bali, dan sekaligus menjadi Desa Selat sebagai pilot project budidaya porang di Pulau Dewata.

Jumat (16/10/2020) siang KUB Sari Amera Jati dikukuhkan oleh Perbekel Desa Selat Putu Mara, di Balai Banjar Witajati, Desa Selat. Istimewanya, pelantikan dan pengukuhan pengurus KUB Sari Amerta Jati dihadiri perwakilan DPN HKTI yang diketuai oleh Jenderal TNI (Purn) Moeldoko itu. Perwakilan DPN HKTI adalah Ibu Riri. Hadir pula Dirut PT Porang Bali Dewata, Made Teja, S.Sos.

Baca Juga :  KARYA KREATIF INDONESIA SERI-2: WAGUB AJAK MASYARAKAT BALI TUMBUHKAN KECINTAAN PRODUK LOKAL

Pada kesempatan itu Perbekel Putu Mara menyatakan dukungan dan apresiasinya atas berdirinya KUB Sari Amerta Jati. Ia menyatakan KUB Sari Amerta Jati menjadi contoh bagi kelompok-kelompok lain yang ada di Desa Selat. Terutama dari aspek legalitas organisasinya. “Ini luar biasa, karena baru pertama kali saya diundang menghadiri dan mengukuhkan pengurus kelompok tani di Desa Selat,” ujar Perbekel Mara disambut tepuk tangan meriah.

Perbekel Mara meminta masyarakat di Desa Selat, kalau hendak mendirikan kelompok tani atau KUB jangan hanya formalitas tetapi harus resmi melalui pengukuhan yang disaksikan pejabat seperti KUB Sari Amerta Jati ini.

“Di Desa Selat banyak sekali kelompok tani, tapi kadang-kadang hanya formalitas. Saya selaku perbekel ke depan saya tidak akan mau menandatangani suratnya kelompok yang hanya formalitas,” tandas Perbekel Mara.

Baca Juga :  MUSPROV VII KADIN BALI: GUBERNUR DORONG KEMBANGKAN INDUSTRI BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL

Ia menegaskan bahwa pemerintah desa sangat mendukung usaha budidaya porang di Desa Selat. Bahkan ia berjanji akan menjadikan Desa Selat sebagai pilot project budidaya tanaman porang di Bali. “Kami selaku perbekel mendukung serratus persen,” tandasnya.

Di hadapan tamu undangan dan para petani, Perbekel Mara membakar semangat masyarakat agar berbuat sesuatu dalam situasi dan kondisi pandemik COVID-19 ini agar bisa menyambung hidupnya. “Dalam situasi seperti saat ini, apa yang harus kita sikapi sekarang? Petani harus benar-benar punya kreativitas seperti petani porang KUB Sari Amerta Jati ini,” tandasnya.

Sementara itu perwakilan DPN HKTI Riri menyatakan bahwa Ketua HKTI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko berikrak bahwa petani harus kaya. Sehingga untuk mewujudkan impian Moeldoko itu para petani harus lebih kreatif bekerja.

“Percayalah bahwa kedatangan kami hari ini bersama kelompok akan bermanfaat bagi KUB Sari Amerta Jati,” tandas Riri.

Baca Juga :  PASAR GOTONG-ROYONG: GUBERNUR BALI APRESIASI PARTISIPASI INSTANSI PEMERINTAH

Pada kesempatan itu Riri memberikan ilmu sekaligus motivasi kepada para petani KUB Sari Amerta Jati agar bisa berhasil dalam budidaya tanaman porang.

Sementara Dirut PT Porang Bali Dewata, Made Teja, S.Sos, menyatakan pihaknya siap membimbing dan mendampingi para petani budidaya tanaman porang yang ditergabung dalam KUB Sari Amerta Jati, kapan saja.

“Kami akan datang mendampingi para petani porang di Selat setiap saat. Tidak perlu dibayar, hanya sediakan kopi saja. Kalau sampai kopi tidak ada, itu kertelaluan,” ujar Teja sambil berkelakar.

Teja yang sudah dua tahunan terjun dalam usaha budidaya tanaman porang itu pun memberikan semangat kepada para petani tanaman porang yang tergabung dalam KUB Sari Amerta Jati, Desa Selat.

Penulis/Editor: Francelino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *