COVID-19: DI BULELENG PASIEN MENINGGAL 27 ORANG

2 min read

SINGARAJA-JBM.CO.ID – Perkembangan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Bulelneg, Bali, cukup mngkhawatirkan. Data yang diperoleh GTPP COVID-19 Buleleng hingga Minggu (20/9/2020) siang pukul 14.00 wita tercatat pasien yang meninggal dunia sebanyak 27 orang.

Jubir GTPP COVID-19 Buleleng, Ketut Suweca menyebutkan bahwa dari konfirmasi kumulatif di Buleleng selain 27 pasien yang meninggal dunia, yang sembuh sekitar 688 orang. “Sedang dirawat di Buleleng sebanyka 31 orang,” ungkap Suweca.

Baca Juga :  Dua PDP Covid-19 Di Pacitan, Wafat

Suweca kemudian mengungkapkan kasus suspek kumulatif di Buleleng dengan perincian, suspect konfirmasi 400 orang, discarded 390 orang, suspect masih dipantau berjumlah 81 orang, serta probable tercatat 30 orang.

Terkait kontak erat, Suweca menyebutkan bahwa kontak erat kumulatif di Buleleng meliputi kontak erat konfirmasi 247 orang, discarded sebanyak 4.941 orang, karantina mandiri berjumlah 244 orang, serta kontak erat menjadi suspect sebanyak 197 orang. “Kasus konfirmasi non suspect atau kontak erat sebanyak 99 orang,” papar Suweca.

Baca Juga :  NEW NORMAL: PERBUP BULELENG TENTANG PROTOKOL KESEHATAN MASIH DIKONSULTASIKAN KE KEJARI

GTPP COVID-19 Buleleng pun melakukan rangkuman kasus COVID-19 per Minggu (20/9/2020) per kecamatan. Disebutkan, konfirmasi baru sebanyak 9 orang yang berasal dari Kecamatan Sukasada 1 orang, Kecamatan Seririt 2 orang, Kecamatan Tejakula 1 orang, Kecamatan Sawan 1 orang, Kecamatan Buleleng 3 orang, serta Kecamatan Gerokgak 1 orang.

“Yang sembuh sebanyak 21 orang rinciannya Kecamtan Tejakula, Kubutambahan, dan Sukasada masing-masing 2 orang, Kecamatan Buleleng 11 orang, Kecamatan Banjar 1 orang, dan Kecamatan Sawan 3 orang,” sebut Suweca.

Baca Juga :  *Masyarakat Indonesia Berdecak Kagum Dengan Joko Widodo Yang Saat ini Menjabat Sebagai Presiden RI Karena Sarat Prestasi*

Kasus konfirmasi dalam perawatan, beber Suweca, sebanyak 31 orang. Perinciannya, 6 orang dirawat di RSUD Bulelelng, 1 orang dirawat di RS Balimed, 4 orang dirawat di RS Karya Dharma Usada, dan 3 orang dirawat di RS Shanti Graha Seririrt. “Pasien yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 10,” sambungnya.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *