COVID-19: BULELENG KIAN PARAH, LAGI SATU PASIEN COVID MENINGGAL DUNIA

2 min read

Foto Ist: Kadiskominfosandi Buleleng, Ketut Suweca

SINGARAJA-JBM.CO.ID – Kabupaten Buleleng, Bali, benar-benar dalam situasi gawat. Ini menyusul terus berjatuhan korban meninggal dunia dikarenakan COVID-19.

Data yang diperoleh media ini dari Tim Medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kabupaten Buleleng, disebutkan bahwa ada 1 pasien COVID-19 kembali meninggal dunia. Ini menambahkan daftar jumlah pasien COVID-19 yang meninggal dunia di Bali Utara.

Empat probable (meninggal dunia sebelum hasil test swab keluar). Sementara pasien sembuh atau sudah tidak terinfeksi COVID-19 sebanyak 17 orang.

Baca Juga :  Projo Pacitan: Semua Bakal Calon Diharapkan Bisa Bersinergi, Jangan Saling Serang

”Satu kasus meninggal dunia berasal dari Kecamatan Banjar, sementara empat kasus probable berasal dari Kecamatan Buleleng, Sawan dan Sukasada,” jelasp jurubicara GTPP COVID-19 Buleleng, Ketut Suweca, Sabtu (19/9/2020).

Bagaimana kisah pasien yang meninggal itu? Suweca menguraikan bahwa 1 kasus meninggal dunia tersebut, warga Kecamatan Banjar, seorang laki-laki berumur 29 tahun, meninggal dunia Jumat (18/9/2020) dengan kronologis, pasien datang ke IGD RSUD Kabupaten Buleleng pada Minggu (6/9/2020) dengan keluhan nyeri ulu hati,mual, muntah sejak seminggu sebelumnya, batuk dan demam.

Baca Juga :  Polda Bengkulu Mengerahkan Water Cannon Semprotkan Disinfektan di Sejumlah Jalan Utama

“Berdasarkan diagnose klinis dan hasil test swab positif, dokter penanggungjawab pasien (DPJP) menyatakan pasien meninggal akibat terinfeksi COVID-19 dengan Komorbid (penyakit penyerta) diabetis militus, B24 (virus HIV,red) dan CKD (Chronic Kidney Disease/gagal ginjal,red),” papar Suweca yang juga Kadiskominfosandi Kabupaten Buleleng itu.

Suweca yang dikenal sebagai pejabat tertutup alias tidak bisa bergaul dengan wartawan itu mengungkapkan, tim medis GTPP melaporkan 4 kasus probable dari Kecamatan Buleleng sebanyak 2 orang, Sawan 1 orang dan Sukasada 1 orang. Sementara jumlah pasien sembuh sebanyak 17 orang, berasal dari Kecamatan Buleleng 10 orang, Sawan 2 orang, Tejakula 1 orang, Seririt 3 orang dan Kecamatan Gerokgak 1 orang.

Baca Juga :  UPDATE PENANGGULANGAN COVID-19 BALI, MINGGU 13 SEPTEMBER 2020

Disebutkannya, kasus konfirmasi dalam perawatan sebanyak 45 orang, dengan rincian RSUD Buleleng sebanyak 8 orang, RS Balimed 1 orang, RS Karya Dharma Usada 1 orang, RS Kerta Usada 7 orang, RS Shanti Graha 2 orang dan RSJ Bangli 1 orang. ”Sebanyak 25 orang isolasi mandiri,” pungkas Suweca.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *