Wasek DPD Golkar Pacitan Sebut, Pelecehan Simbol Partai Bisa Dibawa Ke Jalur Hukum

1 min read
Spread the love

Pacitan, www.jbm.id- Wakil Sekertaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Pacitan, Hariadi, ikut angkat bicara seputar penyebaran meme-meme “Golkar Mbois” yang belakangan mulai menghiasi jagad media sosial.

Menurut Hariadi, tindakan itu diduga telah melecehkan simbol partai politik dan bisa bermuara ke ranah pidana. “Kami menduga itu sebagai bentuk pelecehan simbol partai, dan bisa dibawa ke jalur hukum,” ujarnya, Selasa (15/9).

Baca Juga :  GEBYAR BAZAR GALUNGAN BKOW: WUJUD KEPEDULIAN UNTUK BANGKIT BERSAMA

Karena itu, waktu dekat ini pihaknya akan berkonsolidasi internal guna menyikapi maraknya penyebaran simbol Partai Golkar yang terkesan diplesetkan. Sebab secara legal formal, Golkar telah memiliki pasangan calon yaitu Indrata Nur Bayuaji dan Gagarin. Bahkan calon tersebut saat ini sudah mendaftar ke KPU. Partai Golkar tentu masih tetap solid mendukung dan memenangkan pasangan tersebut.

Baca Juga :  PARIWISATA: BUKIT TRUNYAN, MOZAIK TERINDAH BALI YANG BELUM DIBERI PERHATIAN

Sementara itu sebagaimana diketahui belakangan banter tersebar di media sosial kemunculan gambar “Golkar Mbois”. Publik sudah tak asing dengan istilah “Mbois”, yang merupakan akronim dari Yudi Sumbogo dan Isya Anshori, pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusung oleh gabungan parpol, PDIP dan PKB. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *