SK Pengunduran Diri Sebagai Anggota DPRD, Harus Diterima KPU Paling Lambat 30 Hari Sebelum Pencoblosan

1 min read
Spread the love

Pacitan, www.jbm.id- Ini perhatian bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati yang berlatarkan pejabat politik sebagai anggota DPR, DPD maupun DPRD, untuk bisa menunjukan surat keputusan pemberhentian paling lambat 30 hari sebelum hari H pencoblosan. Kalau tidak, maka pencalonannya tidak memenuhi syarat.

Divisi Pencalonan KPU Pacitan, Agus Susanto mengatakan, ada empat surat keterangan yang harus dilengkapi bakal pasangan calon dari anggota DPRD.

Baca Juga :  Ketua LSM Jarrak Dukung Pengusutan Kasus Penghinaan Pecalang Oleh Munarman

Selain surat pengunduran diri, juga surat keterangan tanda terima pengunduran diri (dari Sekertariat DPRD). Selain itu juga surat keterangan pengunduran diri sedang diproses. “Dan yang paling buncit yaitu surat keputusan pemberhentian,” kata Agus, Selasa (15/9).

Agus mengatakan, surat pengunduran diri dan tanda terima pengunduran diri sedang diproses, sudah diserahkan saat pendaftaran lalu, khususnya bagi pasangan calon Indrata Nur Bayuaji dan Gagarin. Sebab keduanya saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD aktif.

Baca Juga :  Perekonomian Masyarakat Pacitan, Mengalami Perlambatan

Sedang surat pengunduran diri sedang diproses, diserahkan paling lambat lima hari sejak ditetapkan sebagai calon oleh KPU. “Khususnya surat keputusan pemberhentian, paling lambat 30 hari sebelum pemungutan suara, harus sudah diserahkan ke KPU,” jelas Agus.

Apabila lepas dari ketentuan itu, bakal pasangan calon akan dinyatakan tidak memenuhi syarat. “Kami sudah wanti-wanti dan berpesan untuk segera dipersiapkan sebaik mungkin,” tandasnya. (yun).

Baca Juga :  Ikut Berduka, Bupati Pacitan Indartato Sambangi Kediaman Korban Meninggal Akibat Bencana Tanah Longsor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | W2B by JBM.CO.ID.