Inspektorat Way Kanan Akan Limpahkan Sejumlah Temuan Dana Desa Kampung Negara Harja Ke Penegak Hukum

2 min read
Spread the love

WAY KANAN, WWW.JBM.co.id-Dana Desa (DD) Kampung Negara Harja, Kecamatan Pakuan Ratu kian menuai persoalan, setelah dilakukan audit pihak Inspektorat Kabupaten Way Kanan.

Berdasarkan hasil audit pihak Inspektorat, ditemukan sejumlah item pekerjaan dari alokasi Dana Desa (DD) tidak terlaksana oleh pihak Kampung tersebut.

Dalam data audit Inspektorat tersebut, tertulis jelas selain DD tahun 2018 dan 2019 lalu, yang belum terlaksana dan diselesaikan, tertera pula adanya sejumlah barang yang belum terbelanjakan, sehingga tidak tercatat dalam aset Kampung.

Baca Juga :  2# BINCANG-BINCANG KHUSUS DENGAN DEMER, WAKIL KETUA KOMISI VI DPR RI, SOAL NEW NORMAL

Seperti contoh pada tahun 2015 lalu, dua unit lemari berkas belum terbelanjakan, meja dan kursi kantor tahun 2015 yang masing – masing dua unit diduga belum jelas keberadaannya.

Sedangkan pada tahun 2016, satu unit kipas angin belum juga terbelikan dan tahun 2018 lemari perpustakaan satu unit serta buku bacaan pada tahun 2018 tidak dilampirkan surat pertanggung jawaban (SPJ), bahkan dalam RAB pun tidak tercantum jumlahnya.

Dalam pesan Whatsapp yang dikirim oleh Pallahudin selaku Sekretaris Inspektorat kepada awak media ini menuliskan bahwa, “agar dapat menghubungi Irban IV. Tim audit tempo hari “, tulisnya Selasa (15/09/2020).

Baca Juga :  VIRUS CORONA: NEW NORMAL, PASAR DI BULELENG BUKA JAM 05.00 TUTUP JAM 21.00 WITA

Sementara menurut Sunaryo, Irban IV. yang kala itu melakukan audit Kampung Negara Harja, saat dihubungi melalui telepon selulernya, menerangkan,

“saat ini sedang ditindaklanjuti, dan sudah kita panggil beberapa kali, termasuk camat nya diminta keterangan”, kata Sunaryo.

Masih menurutnya, “Kalau memang bandel, mau tidak mau kita limpahkan pada penegak hukum”, tegasnya.

“Pendataan itu tahun 2018 dan 2019, kalau sudah ganti tahun maka DD itu tidak bisa disilpakan, seharusnya 60 hari dari temuan itu sudah ditindaklanjuti”, ucap Irban IV.

Baca Juga :  Andi Surya Bagi Sembako Gratis Tanpa Label Pilkada di Metro

Dia juga membenarkan sudah dua tahun tribun lapangan bola belum terselesaikan, padahal itu menyangkut keperluan masyarakat.

kalau sisa lebih pendapatan (Silpa) itu tidak boleh karena mereka tidak ada wewenang lagi mengsilpakan, sebab sudah ganti tahun dan Kakam nya pun sudah pejabat sementara (PJ).

Redaksi-Seno

Kontributor ; Muhtar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *