Disinyalir Masih Ada Aksi Penangkapan Benur Dari Jalur Hitam

1 min read
Spread the love

Pacitan, www.jbm.id- Pemerintah memang telah memberikan kebijakan kelonggaran penangkapan benur. Namun begitu, disinyalir masih ada saja nelayan yang memanfaatkan kesempatan untuk mengeksploitasi baby lobster tersebut diluar ketentuan. Bahkan saban hari, jumlah kebocoran relatif besar.

Baca Juga :  KPU Pacitan Fasilitasi APK dan BK Paslon Bupati dan Wakil Bupati

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan, Sumoro Hadi mengatakan, disinyalir memang masih banyak aksi penangkapan benur secara menyimpang. Artinya mereka menangkap tanpa melalui prosedur yang telah ditentukan. “Masih ada saja mereka yang menangkap melalui jalur hitam. Dan jumlahnya pun cukup banyak. Kami masih kesulitan untuk melacak aksi tersebut,” kata Sumoro Hadi, Selasa (15/9).

Baca Juga :  KASUS ANAK DI BAWAH UMUR KORBAN AJANG POLITIK: IBU KORBAN DESAK POLISI TANGKAP SOMVIR

Dia berharap, kegiatan yang menyimpang dari ketentuan itu bisa segera ada penyikapan dari aparat penegak hukum. “Kami harap segera ada tindakan dari penegak hukum,” tutur mantan Camat Donorojo ini.

Sementara itu, sebagaimana data yang dihimpun rata-rata setiap hari ada ribuan benur yang berhasil ditangkap oleh nelayan melalui kelompok usaha bersama (KUB). “Bagi yang legal, masih bisa dikontrol jumlahnya. Namun yang jalur hitam, memang sulit untuk dipantau,” pungkasnya. (yun).

Baca Juga :  VIRUS CORONA: SETELAH DIRAWAT 10 HARI, PASIEN CORONA NO 17 SEMBUH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *