Bawaslu Pacitan Tidak Campuri Kewenangan Satpol-PP Soal Alat Peraga Sosialiasi Bakal Calon Yang Masih Terpasang

2 min read
Spread the love

Pacitan, www.jbm.id- Bawaslu Pacitan, tidak akan cawe-cawe terkait masih banyaknya alat peraga sosialisasi dari para bakal calon bupati yang tidak mendapatkan rekomendasi pencalonan, namun masih terpampang di jalanan.

Ketua Bawaslu Pacitan, Berty Stevanus mengatakan, itu merupakan ranah Satpol-PP. Bawaslu, lanjut dia, tidak ada kewenangan untuk menyikapi persoalan tersebut. “Kecuali nanti kalau sudah ada penetapan pasangan calon, itu baru ranah Bawaslu untuk melakukan pengawasan. Kalau baru sebatas bakal calon, itu ranah Satpol-PP. Bawaslu tidak akan mencampuri urusan rumah tangga pihak lain,” ujar Berty, Senin (14/9).

Baca Juga :  Ngobrol Puisi Malam Ke-2 Digelar di Rumah Tokoh Budaya Parepare

Menurut Berty, saat ini memang belum masuk tahapan kampanye pasangan calon. Saat ini KPU masih berproses terkait kelengkapan berkas syarat pencalonan dan syarat calon.

Sementara itu, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, KPU Pacitan, Iwit Widhi Santoso mengatakan, pada tahapan kampanye nanti, beberapa alat peraga kampanye (APK) yang telah disepakati diantaranya baliho, yakni dispekati paling banyak lima buah per kabupaten, per pasangan calon. Untuk baliho ini, awalnya ada usulan ukuran sebesar 4×7 meter. Namun dengan berbagai pertimbangan, akhirnya diputuskan 3×5 meter. “Kesepakatan ini diambil secara damai dan sangat cair sekali diantara pasangan calon yang hadir. Mereka berembug secara damai, santun dan seakan tidak ada nuansa kompitisi,” jelas pria yang akrab disapa Wiwid ini.

Baca Juga :  Yudi Sumbogo Tak Mau Pasang Target Muluk-Muluk di Pilbup Pacitan

Selain baliho, juga ada spanduk. Untuk spanduk, dispekati dua buah per desa, per pasangan calon. “Ukuran masing-masing 1×6 meter. Meskipun pada awalnya ada usulan 1,5×7 meter,” katanya.

Kemudian untuk umbul-umbul, sebanyak 20 buah per kecamatan, per pasangan calon. Dengan ukuran masing-masing 0,5×4 meter. Sebelumnya juga ada usulan sebesar 1,5×5 meter.

Masih menurut Wiwid, di tahapan kampanye nanti, KPU juga akan memfasilitasi bahan kampanye seperti leaflet, pamflet, selebaran dan poster. khususnya untuk bahan kampanye ini jumlahnya ditetapkan masing-masing sebanyak 75 persen kali jumlah KK.

Baca Juga :  Mentan SYL, Tiga Penentu Keberhasilan Pertanaman Padi Musim Gadu

Dan Poster sebanyak 25 persen kali jumlah KK. Sedangkan jumlah KK di Pacitan tercatat sebanyak 205 ribu. “Mengenai lokasi pemasangan masing-masing APK, masih menunggu surat balasan dari Bupati Pacitan, utamanya terkait titik-titik yang dilarang untuk dipasangi,” pungkasnya. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *