Kabar Duka, Salah Satu Penyidik Terbaik KPK Wafat, Usai Dinyatakan non Covid-19

2 min read
Spread the love

JAKARTA, WWW.JBM.co.id-Innalilahiwainna ilaihi roojiuun, KPK berduka sedalam dalamnya atas wafatnya salah satu penyidik terbaiknya Minggu, 13 September 2020 jam 15.03 wib atas nama Kompol Pandu Hendra Sasmita, SIK yang wafat akibat sakit, hal ini disampaikan oleh plt Juru bicara KPK Ippi Maryati Kuding.

“Sebelumnya almarhum sempat di rawat di RS Polri karena terpapar covid 19 namun sudah dinyatakan non covid 19.

Baca Juga :  WEBINAR SERIES 4 IPB: UMKM DAPAT PROGRAM SUBSIDI BUNGA DARI PEMERINTAH

Semoga seluruh amal baiknya diterima Alloh swt dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran”, ungkapnya.

Informasi yang diterima saat ini terkait perkembangan hasil swab di lingkungan KPK sementara adalah sebagai berikut :
1. Total Konfirmasi Positif : 69
2. Total Sudah Sembuh : 31
3. Isolasi Mandiri sebanyak 38

“Kami juga masih menunggu seluruh hasil test swab terhadap pegawai dan pihak2 terkait di lingkungan KPK yang telah dilakukan sejak Senin sampai Jumat, 7 sampai dengan 11 September 2020 dengan jumlah peserta 1.901 orang.

Baca Juga :  NEW NORMAL: BULELENG SIAPKAN SKEMA RECOVERY EKONOMI JANGKA PENDEK

Dalam rangka untuk terus berupaya menghentikan penyebaran virus Covid 19 , hari ini Minggu (13/9/2020) KPK kembali melakukan penyemprotan disinfektan di 3 area lokasi yaitu Gedung KPK Kuningan C1,Gedung KPK Merah Putih K4 dan Rutan Guntur Pomdam Jaya.

KPK juga menghimbau kepada seluruh pegawai dan pihak2 terkait yang berada di lingkungan KPK agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah di tetapkan seperti memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan secara rutin.

Penyelesaian perkara oleh KPK harus tetap di lakukan dalam situasi pandemi saat ini sekalipun harus berhadapan dengan situasi yang penuh resiko, hal ini karena menurut ketentuan uu ada batasan waktunya sehingga tentu akan tetap segera diselesaikan tetapi dg protokol kesehatan ketat baik itu terhadap saksi dan tersangka yang diperiksa maupun para penyidik KPK”, terang Ippi.

Baca Juga :  INFO DEWAN: PEMPROV BALI TARIK KEMBALI DANA PBI RP 9,7 M, BULELENG PUSING CARI PENGGANTI

Redaksi-Seno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *