Pacitan Jamak Terjadi Gempa Kecil. Ini Berkah, Untuk Mereduksi Getaran Yang Lebih Besar

2 min read
Spread the love

Pacitan, www jbm.id- Gempa tektonik masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Pacitan. Apalagi hampir saban waktu, getaran gempa yang disebabkan retakan atau pergeseran lempeng bumi tersebut, jamak berlangsung di Pacitan.

Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Didik Alih Wibowo mengatakan, yang perlu dipahami masyarakat, bahwa sampai detik ini belum ada teknologi atau pendekatan keilmuan untuk mengetahui kapan terjadinya gempa tektonik. Begitupun dengan siklus gempa, yang menurut Didik hanyalah sebuah kajian.

Baca Juga :  Diprediksi Musda Aklamasi, Arus Bawah Partai Golkar Solid Dukung Arinal Djunaidi Pimpin Golkar Lampung

“Secara teknologi belum ada yang bisa memastikan. Gempa tektonik lebih pada rahasia yang kuasa,” kata Didik saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Jumat (11/9).

Yang harus dipahami masyarakat Pacitan, sambung dia, mereka harus sadar dan memahami kalau Kabupaten Pacitan masuk lingkaran atau cincin api (ring of fire). Sama seperti Aceh dan Papua. Dan setiap hari hampir bisa dipastikan terjadinya gerakan-gerakan kecil yang mungkin tidak terasa oleh kehidupan manusia dimuka bumi. “Kalau gempa tektonik sebenarnya hampir setiap hari ada getaran-getaran kecil yang tidak terasa. Kecuali kalau gempa tersebut mendekati 4 Skala Richter (SR) baru bisa dirasakan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemerintah Abaikan Gaji Ke 13?

Dengan terjadinya getaran-getaran kecil tersebut, kata Didik, sejatinya justru sangat menguntungkan bagi kehidupan manusia. Sebab akan mereduksi gempa dengan kekuatan besar. “Sebenarnya ini (gempa kecil) berkah. Sebab akan bisa mengurangi getaran gempa yang lebih besar,” pungkasnya. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *