PALEMBANG, WWW.JBM.co.id | Aksi menuntut penurunan UKT atau Uang Kuliah Mahasiswa (UKM) terkait pandemi Covid-19 yang dilakukan sebanyak 13 mahasiswa Universitas PGRI Palembang, Kamis (10/9/2020), sekitar pukul 11.15 WIB, yang berujung kericuhan antara petugas keamanan kampus dan mahasiswa, sangat disayangkan pihak Rektorat.

Terlebih lagi, kericuhan tersebut diduga disulut oleh ‘oknum’ luar kampus yang menyusupi aksi menuntut penurunan UKM tersebut.

Kabag Humas, Protokol, Promosi, dan Kerjasama, Dr Mulyadi, MA saat dihubungi via whatsapp oleh media ini mengatakan, orasi yang dilakukan 13 mahasiswa di depan Gedung B Kampus Universitas PGRI Palembang, yang salah satu tuntutannya penurunan 50 persen UKT, semula berjalan tertib.

Baca Juga :  LOCKDOWN: SABTU BESOK 27 TON BERAS SIAP DIKIRIM KE ZONA KARANTINA BONDALEM

“Pihak security pun melakukan upaya pengamanan orasi tersebut dari mahasiswa agar kegiatan tersebut berjalan tertib dan kondusif.” ungkapnya

Mulyadi menambahkan pada saat melakukan pengamanan terhadap orasi tersebut, pihak keamanan mendapati ‘oknum’ yang bukan mahasiswa Universitas PGRI Palembang.
Oleh karena itu pihak keamanan meminta oknum tersebut untuk keluar kampus.

“Namun, ternyata oknum luar kampus tersebut, melakukan penolakan dan perlawanan sehingga terjadi kericuhan.” ujarnya.

Baca Juga :  Kasus OTT Eks Komisioner KPU, KPK Periksa Sekjen PDI-Perjuangan

Dalam suasana chaos tersebut terjadilah dorong mendorong antara oknum keamanan dan ‘oknum’ pihak luar tersebut.

Mulyadi pun mengatakan, pihak rektorat Universitas PGRI Palembang sangat menyayangkan demontrasi yang dilakukan pihak mahasiswa.

Dikatakan Mulyadi, YPLP PT-PGRI Sumsel dan Rektorat Universitas PGRI Palembang sudah mengambil beberapa langkah sesuai tuntutan mahasiswa sembil pihak universitas melakukan pembenahan.

“Selama pandemi Covid-19 ini mahasiswa baru diberikan potongan uang pendaftaran dan bahkan digratiskan bagi yang sekolahnya sudah ada kerjasama dengan Universitas PGRI Palembang,” katanya.

Baca Juga :  Lantik Dua Anggota MPR RI PAW, Bamsoet ; Visi MPR sebagai Rumah Kebangsaan, Pengawal Ideologi Pancasila, dan Kedaulatan Rakyat

Di samping itu, Universitas PGRI Palembang juga menggratiskan mahasiswa yang kuliah di Prodi Fisika di Fakultas Sain dan Tehnologi (dulunya Fakultas MIPA).

Kuliah gratis juga diberlakukan di Fakultas Perikanan dan Kelautan, menyalurkan dana bantuan dari Gubernur Sumsel, Bidik Misi, dan beasiswa-beasiswa lainnya.

“Bagi mahasiswa yang terkendala membayar UKM, mereka juga diberikan kelonggaran untuk mengansur UKM,” jelasnya. /Danu

Redaksi-Seno

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here