Sidang Lanjutan Gugatan Paslon Ike-Zam, KPU Bandar Lampung Tak Bisa Hadirkan Saksi-saksi

2 min read
Spread the love

BANDAR LAMPUNG, WWW.JBM.co.id-Sidang lanjutan gugatan pasangan perseorangan Ike Edwin dan Zam Zanariah (Ike-Zam) di kantor Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Bandar Lampung, ditunda karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandar Lampung tidak bisa hadirkan saksi PPK dan PPS.

Padahal keberadaan para saksi tersebut terkait bukti-bukti dugaan kecurangan yang terstruktur, sistematic dan masif telah terungkap dan dibongkar oleh pasangan perseorangan melalui rekaman video, foto dan data-data yang sudah disepakati dan ditandatangani pihak PPK, PPS dan disaksikan tim Leaseon Officer (LO) dari pihak Ike-Zam seusai verifikasi faktual tingkat kelurahan.

Baca Juga :  GBC GERAKAN Bakti Cendana KORWIL DKI JAKARTA, BANTU KORBAN KEBAKARAN DI JAKARTA

Akibatnya agenda sidang mundur dua jam dari waktu yang dijadwalkan seharusnya dimulai pukul 13.00 WIB dan sampai menjelang sholat Ashar majelis hakim belum bisa menghadirkan saksi yang diminta Ike-Zam, akhirnya sidang diskors hingga pukul 16.00 Wib.

Usai waktu skors, sidang kembali digelar. Namun lantaran pihak termohon atau KPU tidak juga bisa hadirkan para saksi diminta pemohon, maka majelis hakim memutuskan sidang ditunda hingga Rabu (9/8/2020).

Tertundanya sidang gugatan sengketa itu tentu saja mendapat protes dari Dang Ike sapaan akrabny, “Saksi-saksi dari PPS dan PPK, kami butuhkan guna memberi keterangan hasil data yang jumlahnya 26,077 saat pleno Kelurahan dan pada saat hasil pleno Kecamatan dan kota hasil berubah kurang lebih menjadi 10,000,” ujar mantan Kapolda Lampung

Baca Juga :  Presiden Jokowi Sayangkan Banyak Pihak Manfaatkan Bantuan COVID-19, Minta Data Penerima Bansos Dibuka Transparan Agar Tidak Timbul Kecurigaan

Terkait oknum RT, RW, ASN, Lurah dan Camat, tegas Dang Ike, yang terlibat dalam penghadangan atau menghalangi dan menakuti-nakuti warga serta mengancam dengan alasan BLT dan PKH akan dicabut jika menghadiri dan mendukung verifikasi faktual dari pasangan perseorangan tersebut, pihak Ike-Zam juga meminta KPU Bandar Lampung dan Bawaslu Bandar Lampung bisa dihadirkan dalam sidang agar bisa memberi keterangan, karena kecurangan yang diduga mengganjal laju Ike-Zam pada kontestasi Pilkada Bandar Lampung sangat jelas terstruktur, sistematic dan masif.

Baca Juga :  Rakor Pencegahan Korupsi Terintegrasi KPK, Gubernur Arinal Dorong Peningkatan Tugas dan Fungsi Inspektorat dalam Pencegahan Korupsi di Daerah

Demi tegaknya demokrasi, sang jenderal polisi bintang dua tersebut, tak main-main akan mempidanakan oknum-oknum yang sudah mengintimidasi pihak tim dan warga yang dihalangi dan diancam pada saat verfak berjalan.

“Saya akan bongkar dan ungkap semuanya. Saya tidak akan biarkan oknum-oknum tersebut merusak demokrasi di kampung halaman saya,” demikian Ike Edwin

Redaksi-Seno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *