LSM GASAK Lampung Demo Kanwil Ditjen Bea dan Cukai Sumbagbar, Tuding Sejumlah Proyek Terindikasi KKN

2 min read
Spread the love

BANDAR LAMPUNG, WWW.JBM.co.id-Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Solidaritas Analisis Kebijakan (GASAK) Lampung melakukan unjuk rasa atau demonstrasi di depan kantor wilayah (Kanwil) Direktorat Jendral Bea dan cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat, di Jalan Cut Meutia, Bandar Lampung, Kamis (10/9/2020).

Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan dalam rangka Menyikapi beberapa temuan dari hasil tim Investigasi LSM GASAK mengenai adanya dugaan korupsi pada sejumlah kegiatan di Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Sumatera Bagian Barat. Adapun temuan tersebut yaitu, pada tahun 2019 anggaran Anggaran Pendapatan Benlanja Negara (APBN) untuk program pengawasan, pelayanan, dan penerimaan di Bidang Kepabeanan dan Cukai senilai Rp.60.343.418.000 (Enam puluh Miliar tiga ratus empat puluh tiga juta empat ratus delapan belas ribu rupiah), berupa
Kegiatan TA. 2019 ;
1. Kegiatan Pembinaan Penyelenggaraan Kepabeanan dan cukai di daerah Rp.60.343.418.000
2. Layanan pembinaan kepabeanan dan cukai di daerah 10 layanan, layanan sarana dan prasarana internal 1 layanan, layanan perkantoran 1 layanan.

Baca Juga :  DARI WEBINAR: MENTERI PARIWISATA OPTMIS MICE DI BALI AKAN BANGKIT KEMBALI
Foto ; Rec.dok

Selain dari kegiatan tersebut, LSM GASAK Lampung juga menyoroti kegiatan pada tahun 2020 ada sejumlah kegiatan pada paket pengadaan langsung diantaranya;
1. Pengadaan Genset Kantor Wilayah Djbc Sumatera Bagian Barat yang dikerjakan oleh Cv. Surya Tiga Mas Jaya senilai Rp 198.000.000, dengan harga Penawaran: Rp 199.989.350, Penawaran Setelah Negosiasi Rp 198.000.000,
2. Pengadaan jasa Konsultansi pengawas pembangunan rumah dinas dan pagar kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat yang dikerjakan oleh CV. Amalia Bangun Consultant senilai Rp. 51.169.800, dengan Penawaran Rp 52.269.800 dan harga Penawaran setelah negosiasi Rp 51.169.800,
3. Pengadaan Brankas senjata api, alat pemadam kebakaran, dan Microphone Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat, dikerjakan oleh CV. Achazia Pranaja Rp 50.050.000, dan Penawaran: Rp 51.279.800
4. Pengadaan Perangkat pengolah data dan komunikasi Kanwil DJBC Sumatera Bagian Barat, yang dikerjakan oleh CV. Achazia Pranaja senilai Rp 85.591.000, dengan harga Penawaran: Rp 85.696.380,

Baca Juga :  VIRUS CORONA: MENKES HAPUS ISTILAH ODP, PDP, DAN OTG

ada juga yang mereka soroti (LSM GASAK-red) yaitu pengadaan perangkat pengolah data dan inventaris perkantoran pada Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat, dikerjakan oleh Cv. Putra Komputer senilai Rp 96.855.000,
2. Jahit pakaian dinas pegawai yang dikerjakan oleh CV. Putri Kembar Sejahtera Rp 69.205.400,
3. Pengadaan laptop dan inventaris kantor yang dikerjakan oleh Cv. Achazia Pranaja Rp 142.150.800.

LSM GASAK Lampung menduga Program-program kegiatan sewakelola dan kegiatan proyek fisik maupun non fisik tersebut mengandung banyak unsur kejanggalan prosedur teknis.

Baca Juga :  Banjir Landa Sejumlah Wilayah Indonesia, Ratusan Keluarga Terdampak

Dalam orasinya Riswan sebagai koordinator aksi massa menuding sejumlah proyek yang ada di Kanwil DJBC Sumatera Bagian Barat disinyalir dikerjakan oleh oknum pejabat dengan modus pinjam perusahaan tertentu.

“Terindikasi pelaksanaan kegiatan pada Kanwil DJBC Sumatera Bagian Barat hanya formalitas yang tujuannya hanya sebagai proyek pengamanan dan bagi-bagi jatah proyek, sehingga hasil pekerjaan tersebut tidak maksimal diduga tidak sesuai spek berdasarkan rencana anggaran belanja dan mengarah pada upaya mark-up harga”, imbuh Riswan.

Melalui prees release, LSM GASAK meminta pengguna anggaran dan kontraktor pelaksana bertanggungjawab terhadap penggunaan keuangan negara tersebut.

Hingga pendemo membubarkan diri pihak Kanwil Ditjen Bea dan Cukai Sumatera Bagian Barat tidak ada yang menemui pendemo untuk memberikan klarifikasi.

Redaksi-Seno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | W2B by JBM.CO.ID.