HUMAS POLRES BULELENG SUMARJAYA: “KASUS MENYERTAKAN ANAK DI BAWAH UMUR DALAM KEGIATAN POLITIK”

2 min read
Spread the love

SINGARAJA-JBM.CO.ID – Usai massa membubarkan diri, Kasubbag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya didampingi KBO Satreskrim Iptu Suseno, menggelar jumpa pers di Press Room Polres Buleleng.

Sumarjaya menjelaskan, “Baik atas izin Kapolres Buleleng, saya perlu luruskan masalah ini ya. Jadi kasus ini yang dilaporkan adalah ada dugaan penggunaan anak di bawah umum dalam kegiatan politik. Saya garis bawahi bahwa penyertaan anak di bawah umur dalam kegaiatan politik. Itu yang dilaporkan. Ya sebelumnya ada peristiwa lainnya yang ikut dilaporkan. Kasus ini sudah jelas ditangani oleh Unit PPA, apa yang dilaporkan itu yang ditindaklanjuti.”

Baca Juga :  POKDARKAMTIBMAS BHAYANGKARA DAERAH BALI AUDENSI KE WAGUB COK ACE

Sumarjaya melanjukan, “Sesungguhnya kalau kasus politik yang terjadi pada saat kejadian politik, sebaiknya, alangkah baiknya itu harus dilaporkan pada saat itu di Bawaslu. Bawaslu yang mengadakan analisa kalau itu ada tindak pidana diserahkan kepada penyidik Polri, kalau itu administrasi kepada KPU. Itu yang sebenarnya harus dilakukan. Namun demikian, ini laporan masyarakat disampaikan ke polisi diterima dan ditindaklanjuti, bahkan beberapa saksi ahli sudah diperiksa.”

Baca Juga :  Tim Advokasi Beberkan Kejanggalan Penangkapan Pelaku Teror Air Keras Novel Baswedan

Sumarjaya membantah tudingan dengan menyatakan, “Kasus ini sedang ditangani, sedang dalam proses penyelidikan, bukan tidak ditangani. Ya, mari bersabar hasil penyelidikan yang dilakukan Unit PPA. Kita harus bersabar. Kasih kesempatan penyidik untuk melakukan Langkah-langkah penyelidikan karena harus tepat dan benar dalam proses penyelidik. Tidak bisa dikejar dengan waktu saja.”

Terkait dengan ancaman keluarga korban untuk melapor ke Kapolri, Sumarjaya menjawabya diplomatis. “Itu bukan kapasitas saya untuk menjawa tetapi itu hak seseorang untuk melakukan itu. Silahkan saja itu, hak dia melapor kemana saja. Kita tidak boleh melarang itu,” ucap Sumarjaya.

Baca Juga :  Eddy Ganefo: Majukan Perekonomian, Kadin Harus Bersinergi Dengan Pemerintah Daerah

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *