MANGUPURA-JBM.CO.ID. Selasa (4/8/2020) dinihari warga Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, digemparkan dengan insiden kebakaran.

Pasar Tradisional Penarungan yang berlokasi di perempatan Desa Penarungan ini dilalap si jago merah di saat warga tengah tertidur. Menurut informasi yang dihimpun dari beberapa warga, kebetulan ada seorang laki-laki yang hendak pergi memancing melintas di lokasi pada pukul 00.05 Wita dini hari.

Betapa kagetnya dia begitu melihat ada kebakaran. Lelaki yang tidak diketahui namanya itu langsung menelpon petugas pemadam serta berteriak-teriak memanggil warga. Warga setempat pun datang berhamburan dan langsung melakukan usaha pemadaman dengan menggunakan alat seadanya.

Baca Juga :  Pasangan Ike Edwin - Zam, Resmi Akan Daftar Ke KPU Hari Ini Menggunakan Gerobak Rakyat

Pj Perbekel Desa Penarungan, I Wayan Narayana,ST, beserta jajarannya, Babinsa, Babinkamtibmas, Kasatgas Linmas beserta anggotanya dengan sigap bertindak melakukan upaya penyelamatan dan pengamanan.

Selang 10 menit kemudian tujuh unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Badung pun tiba di TKP dan melakukan pemadaman sehingga tidak sampai satu jam amukan amarah si jago merah bisa diredam.

Namun demikian, pasar tradisional yang dibangun dengan bahan- bahan yang mudah terbakar serta tumpukan barang dagangan yang begitu banyak tidak ada yang berhasil diselamatkan.

Baca Juga :  ASN Boleh Hadir Di Kampanye Pasangan Calon

Kasatgas Linmas Desa Penarungan, I Nyoman Suarsa yang sempat dihubungi di TKP mengatakan bahwa perkiraan sementara penyebab kebakaran mungkin karena konsleting listrik.

“Saat ini saya bersama anggota masih berjaga sambil menunggu kedatangan team forensik untuk menyelidiki motif kebakaran ini.Namun perkiraan sementara kemungkinan ini disebabkan oleh konsleting listrik.Mungkin karena kondisi pasar ini sudah mulai rapuh begitu juga dengan kondisi instalasi perlistrikannya sudah tidak bagus.” terang Suarsa.

Baca Juga :  Gerindra Pacitan, Bakal Kebanjiran Migrasi Anggota DPRD Di Pileg 2024

Saat ditanya mengenai jumlah kerugian, dia belum bisa memberikan keterangan. “Mengenai jumlah kerugian, kita belum tahu pasti makanya kita masih standby melakukan penjagaan sambil nanti mendampingi petugas.Yang jelas seperi yang kita lihat saat ini,semua bangunan pasar dan barang dagangan pedagang ludes terbakar seperti ini,” pungkas Suarsa.

Penulis: Beratayasa
Editor: Francelino

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here