KORUPSI: DITANGKAP POLISI, PELARIAN DJOKO TJANDRA BERAKHIR

1 min read
Spread the love

JAKARTA-JBM.CO.ID – Buronan kelas kakap Polri, Djoko Soegiarto Tjandra akhirnya dibekuk. Dengan demikian, aksi pelarian panjang sang koruptor berakhir pula.

Dilansir dari Kompas.com, terpidana kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali Djoko Sugiarto Tjandra atau Joko Soegiarto Tjandra sudah ditangkap polisi. Dikabarkan Djoko kini sedang dijemput oleh polisi di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Baca Juga :  VIRUS CORONA: DETEKSI KLASTER BERPOTENSI, BULELENG GELAR RAPID TEST MASIF

“Iya benar (sedang dijemput di Bandara Halim),” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono ketika dihubungi Kompas.com, Kamis.

Seperti diberitakan sebelumnya, Djoko dibebaskan dari tuntutan oleh PN Jakarta Selatan. Namun Kejaksaan tidak puas dengan putusan PN Jaksel itu dan melakukan perlawan hukum. Maka tepat Oktober 2008 Kejaksaan mengajukan PK ke Mahkamah Agung. MA pun menerima dan menyatakan Direktur PT Era Giat Prima itu bersalah.

Baca Juga :  Berikut Petikan Dukungan Aktivis Senior BaraJP Yogie T Whardana Kepada Menteri BUMN

Kala itu MA menjatuhkan hukuman dua tahun penjara buat Djoko, dan harus membayar denda Rp 15 juta serta uangnya di Bank Bali sebesar Rp 546 miliar dirampas untuk negara.

Nah, dari situlah drama pelarian Djoko pun terjadi. Tepatnya sehari sebelum putusan MA pada Juni 2009, Djoko diduga kabur meninggalkan Indonesia dengan pesawat carteran dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Port Moresby, Papua Nugini. Djoko Tjandra kemudian diketahui telah pindah kewarganegaraan ke Papua Nugini pada Juni 2012.

Baca Juga :  Jelang Pilwakot, Golkar Bandar Lampung Lakukan Konsolidasi Sampai Tingkat Kelurahan

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | W2B by JBM.CO.ID.