BeritaDaerah

Lakukan Tindakan Anarkis di MUQ Langsa, Faisal Hasan Cs Dilaporkan ke Polisi

LANGSA, WWW.JBM.CO.ID |Faisal Hasan cs, Ketua Yayasan Dayah Bustanul Ulum (YDBU) Tandingan yang badan hukumnya diterbitkan oleh Kemenkumham RI dan telah dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA) RI, akhirnya dilaporkan ke Polisi oleh Mudir (Direktur) Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Yayasan Dayah Bustanul Ulum (YDBU) Langsa.

Faisal Hasan cs dilaporkan ke Polres Langsa karena diduga telah melakukan tindakan anarkis di lembaga pendidikan agama Islam tersebut pada, Sabtu (20/6/2020) sekitar pukul 10.15 WIB.

Laporan itu dibuktikan dengan dengan Surat Keterangan Tanda Bukti Lapor Nomor: SKTBL/94/VI/RES.1.24./2020/ACEH/res Langsa pada tanggal 20 Juni 2020.

Mudir (Direktur) Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Langsa, HM Yunus Ibrahim, usai melaporkan perbuatan anarkis Faisal Hasan cs ke Polres Langsa, kepada AFNEWS.CO.ID mengatakan, saat itu kondisi di Madrasah Ulumul Quran (MUQ) sedang ramai dengan kehadiran wali santri, mengingat pada hari tersebut sedang berlangsung pembagian raport.

Tiba-tiba sekitar pukul 10.00 Wib, sekelompok orang yang dikomandoi oleh mantan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Langsa, Faisal Hasan, dengan mengatasnamakan diri sebagai pimpinan Yayasan Dayah Bustanul Ulum (YDBU), melakukan tindakan anarkis di lembaga pendidikan itu.

Sambil mencak-mencak, Faisal Hasan meneriakkan bahwa seluruh aktivitas pendidikan dan administrasi di Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Langsa harus dihentikan. Bahkan Faisal Hasan menerobos masuk ke ruang Bendahara MUQ untuk meminta bendahara agar tidak melaksanakan transaksi keuangan MUQ tanpa seizinnya.

Selain itu, Faisal Hasan cs juga ikut mengancam para pegawai MUQ terutama Bendahara, jika tidak mematuhi perintahnya akan diancam penjara. Tak sampai disitu, sambil mengobrak-abrik MUQ, Faisal Hasan cs juga ikut menempelkan beberapa stiker yang isinya seolah-olah mengklaim seluruh tanah dan gedung MUQ adalah milik mereka.

Foto ; Rec.dok/

“Ini sudah keterlaluan. Untuk kesekian kalinya Faisal Hasan melakukan tindakan anarkis di hadapan para wali santri. Jika mereka taat hukum, harusnya mematuhi proses hukum yang ada. Karena itu, kita kembali melaporkan Tindakan Anarkis Faisal Hasan cs ini ke Polres Langsa. Sebelumnya kita juga telah melaporkan yang bersangkutan ke Polda Aceh dalam kasus Pemalsuan akta Yayasan Dayah Bustanul Ulum Langsa,” ujar HM Yunus Ibrahim.

Sebagaimana diketahui, Mahkamah Agung RI, akhirnya membatalkan SK Menteri Hukum dan HAM RI No. AHU-0010455.AH.01.04 tentang pengesahan Badan Hukum Yayasan Dayah Bustanul Ulum tandingan yang diterbitkan pada tahun 2018, dengan Ketua pengurus Yayasannya adalah Faisal Hasan

Sebagai konsekuensi dari putusan Mahkamah Agung tersebut maka Yayasan Dayah Bustanul Ulum tandingan dengan ketuanya Faisal Hasan yang dibuat dihadapan notaris Anisa Rahmah Karim, SH, M.Kn tidak lagi memiliki Badan Hukum.

Tentunya, setelah dibatalkan badan hukum Yayasan tandingan itu, maka secara otomatis Yayasan tersebut tidak memiliki legal standing dan tidak dapat mengatasnamakan Yayasan lagi, serta tidak dapat melakukan tindakan Hukum apapun di Wilayah Hukum Negara Republik Indonesia./Redaksi-Seno

Laporan ; AF

Related Articles

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button