Connect with us

Berita

VIRUS CORONA: TRANSMISI LOKAL MENINGKAT, GTPP BULELENG MINTA MASYARAKAT PATUHI PPROTOKOL COVID-19

Published

on

SINGARAJA-JBM.CO.ID – Sejak berakhirnya masa karantina wilayah di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, akibat pandemi COVID-19, Pemkab Buleleng, Bali, melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Buleleng mengimbau masyarakat untuk lebih mematuhi Protokol Kesehatan.

Kebijakan pemerintah harus diikuti pula dengan kesadaran masyarakat. Semakin tinggi kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Pemerintah, maka akan semakin mudah dalam memutus penularan COVID-19.

Baca Juga :  PRESIDEN JOKOWI TUNJUK LUHUT JADI PLT MENHUB GANTI BUDI KARYA

“Semua ahli dan seluruh pimpinan di daerah mengaharapkan Protokol Kesehatan COVID-19 dapat berjalan baik,” ungkap Sekretaris GTPP COVID-19 Buleleng dalam video conference bersama wartawan, Senin (25/5/2020) sore.

Suyasa mengatakan, jika terjadi transmisi lokal dan dinilai perkembangannya sangat signifikan, tentu Pemerintah akan mengambil langkah cepat dengan mengeluarkan kebijakan karantina wilayah pada daerah tersebut. “Dari karantina pun memberikan dampak yang baik terhadap penurunan penyebaran Covid-19 seperti yang sudah terjadi di Desa Bondalem,” katanya.

Baca Juga :  KPU Kota Bandar Lampung ; 90.889 dukungan Caden diverifikasi Faktual

Dari perkembangan Covid-19 di Buleleng, hingga hari ini jika ditemukannya kasus baru terjadi di sebuah desa yang ada di Buleleng maka akan segera dilakukan tracing terhadap yang kontak langsung.

“Hingga hari ini, belum ditemukan kembali kasus yang sama dan serupa seperti yang sudah terjadi di Desa Bondalem,” sambung mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng ini.

Baca Juga :  Genap 10 Tahun Kasus Dugaan Pembakaran Rumah Anto Lembu Terkubur Bersama Anak Kandungnya

Selanjutnya, yang lebih penting diharapkan oleh GTTP Buleleng adalah bagaimana menanamkan kedisiplinan kepada seluruh masyarakat untuk patuh terhadap Protokol Kesehatan Covid-19. “Ini sangat penting sebagai upaya menekan pekembangan penyebaran virus corona di Kabupaten Buleleng,” jelas Suyasa yang juga Ketua Umum Askab PSSI Buleleng itu.

Penulis: Francelino
Editor: Jering Buleleng

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Kamladu Pacitan, Ingatkan Tinggi Gelombang Capai 6 Meter

Published

on

By

Pacitan, www.jbm.id- Kondisi cuaca di Kabupaten Pacitan, masih perlu kewaspadaan lebih dari masyarakat, utamanya para nelayan. Mengingat dalam waktu singkat perubahan cuaca ekstrim masih akan berlangsung.

Komandan Pos Keamanan Laut Terpadu (Kamladu) Kabupaten Pacitan, Pelda Eden Totok Budianto, dalam siaran persnya mengatakan, saat ini cuaca cerah berawan. Suhu udara diantara 23 derajat celsius hingga 30 derajat celcius. Tingkat kelembapan berkisar 95 persen hingga 60 persen. “Kecepatan angin 7 – 20 km/jam, dan angin berhembus dari Timur. Tinggi gelombang atau ombak 4 – 6 Meter,” ujarnya, Senin (13/7).

Baca Juga :  KPU Kota Bandar Lampung ; 90.889 dukungan Caden diverifikasi Faktual

Karena itu, ia mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca secara singkat serta peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang. “Saat ini tinggi gelombang mencapai 6 meter,” sebutnya.

Totok menekankan, agar masyarakat siap siaga dalam mengahadapi bencana. “Kenali ancamannya, kurangi resikonya dan siapkan strateginya. Siap untuk selamat dan menjadi budaya sadar bencana dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita jaga alam sehingga alam akan menjaga kita,” tandasnya. (yun).

Continue Reading

Berita

Projo Pacitan: Semua Bakal Calon Diharapkan Bisa Bersinergi, Jangan Saling Serang

Published

on

By

Pacitan, www.jbm.id- Ketua Projo ( Pro Jokowi) Kabupaten Pacitan, John Vera Tampubolon, kembali buka mulut seputar Pilbup 2020.

Kali ini, John memberikan masukan kepada semua bakal calon, utamanya yang hendak berangkat dari Partai Demokrat, agar mereka bisa lebih akur dan bersinergi. “Saat ini, semua masih belum jelas. Siapa lawan dan siapa kawan, semua masih abu-abu,” kata mantan anggota DPRD Pacitan masa jabatan 1999-2004 ini, Senin (13/7).

Baca Juga :  Pandemi COVID-19, Tak Menyurutkan KPK Untuk Lakukan Penahanan Tersangka STR

Dengan begitu, tak perlu ada kompetisi yang sengit. Sebab legalitas pencalonan mereka masih belum jelas. Yang selama ini mungkin masif melakukan pergerakan, namun kalau pada akhirnya nanti tidak mendapat rekomendasi pencalonan, tentu niatnya untuk maju sebagai calon bupati, akhirnya pupus. “Begitupun bagi yang selama ini terkesan silent, namun apabila dipenghujung waktu nanti mendapatkan rekomendasi, ya sebaiknya untuk dihargai dan didukung penuh prosesnya menuju Pilbup,” jelas John Vera.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: RAPID TEST MASSAL TERHADAP 128 PEDAGANG DI BONDALEM

Menurut John, sebaiknya semua bakal calon yang saat ini masih menunggu kepastian rekomendasi pencalonan, bisa bersinergi dan jangan saling serang satu dengan lainnya.

Kalau bisa, mereka saling bergandeng tangan, bersama-sama mengunjungi masyarakat. “Sehingga nantinya, siapapun yang akan berhasil mendapatkan rekomendasi, itulah yang sama-sama didukung.

Tapi kalau saat ini sudah nampak tensi persaingan, pada akhirnya nanti mereka yang tidak terekomendasi akan menyeberang mendukung calon yang diusung oleh partai politik lainnya. Nah, ini yang seharusnya dijadikan perhatian bagi semua bakal calon dari Partai Demokrat, untuk mensolidkan langkah. Sebab sekali lagi, semuanya masih belum jelas. Siapa kawan dan siapa lawan,” tukasnya. (yun).

Continue Reading

Berita

BULELENG DAPATKAN HIBAH ASET TANAH DAN BANGUNAN DARI PEMPROV BALI

Published

on

By

SINGARAJA-JBM.CO.ID – Pemkab Buleleng mendapatkan hibah beberapa aset milik Pemprov Bali yang ada di Buleleng. Usaha permohonan dilakukan sebagai upaya penataan aset yang ada di Kabupaten Buleleng.

Tercatat ada 19 bidang tanah dan tujuh bangunan yang dihibahkan Pemprov Bali ke Pemkab Buleleng. Semuanya dimanfaatkan untuk fasilitas umum dan sarana kepentingan masyarakat lainnya.

Dikonfirmasi beberapa waktu yang lalu, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, menjelaskan usaha ini sebagai langkah penertiban dan pemanfaatan aset yang ada. Di satu sisi, penertiban dalam rangka penataan aset yang berhubungan dengan mata anggaran yang dianggarkan. Secara administratif, permohonan hibah dan juga hibah harus dilakukan. “Agar tidak terjadi kesalahan penataan aset dan pemberian anggaran pada aset itu,” jelasnya.

Baca Juga :  KPU Kota Bandar Lampung ; 90.889 dukungan Caden diverifikasi Faktual

Kedua adalah langkah untuk menghindari terjadinya pembiaran menyangkut fungsi dari aset tersebut. Aset-aset yang diterima bisa difungsikan misalnya sebagai taman, fasilitas umum, dan kantor. Tidak ada lahan-lahan ataupun bangunan yang terbengkalai lagi. “Ini kan bisa dimanfaatkan. Yang jelas ini sangat bermanfaat bagi kita khususnya masyarakat Buleleng,” ujar Agus.

Agus Suradnyana pun mengungkapkan ke depan Pemkab Buleleng akan menanyakan aset-aset yang masih dalam lelang bank ataupun yang masih dalam sengketa untuk bisa dimanfaatkan. Utamanya aset-aset yang berada di Kota Singaraja. Misalnya, untuk memperindah wajah kota seperti pembuatan taman. Agar tidak terjadi kekumuhan di kota. Pemkab Buleleng akan bersurat kepada Pemprov Bali untuk menanyakan hal ini.

Baca Juga :  Genap 10 Tahun Kasus Dugaan Pembakaran Rumah Anto Lembu Terkubur Bersama Anak Kandungnya

“Kalau sudah selesai sengketanya, mau diambil lagi ya silahkan. Paling kita menata ringan saja. Seperti kebun-kebun dan pohon-pohon agar lebih rindang,” ungkapnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi Bali ini menambahkan khusus untuk aset-aset milik Pemprov Bali, telah memberikan manfaat yang luar biasa untuk Buleleng. Seperti ada untuk Taman Bung Karno dan Taman Yuwana Asri. Banyak yang sudah bisa dimanfaatkan. Ada pula aset-aset besar yang diharapkan bisa menggerakkan aspek ekonomi. Contohnya adalah tanah di Pemuteran. Pemanfaatan aset tanah di Pemuteran harus cepat dicarikan jalan keluar sehingga ada keleluasaan untuk mencarikan investor yang mau berinvestasi disana.

Baca Juga :  Kapolres Sergai Terima Kunjungan Tim Supervisi Sops Mabes Polri Dalam Pengajian Rawan Konflik

“Agar bisa sesuai dengan apa yang kita harapkan. Tanah tersebut bisa memberikan manfaat bagi kondisi pariwisata dan sekaligus mendorong perekonomian di Kabupaten Buleleng. Ini ke depan akan saya usulkan setelah hibah pertama dan kedua selesai,” pungkas Agus.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Continue Reading

Trending