Connect with us

Berita

Hari Lebaran, Dapur Umum TNI – Polri Kodim 0503/JB Tetap Distribusikan Makanan Siap Saji Kepada Warga Kelurahan Kebon Jeruk

Published

on

JAKARTA, WWW.JBM.CO.ID | Berbagi tiada henti dan terus dilaksanakan oleh dapur umum TNI-Polri Kodim 0503/JB yang bekerjasama dengan PT. Sido Muncul.

Meskipun dalam hari raya Idul Fitri kemarin dan hari ini tetap eksis meracik nasi box siap saji demi membantu warga yang membutuhkan serta yang terdampak Covid-19 di wilayah Koramil 05/KJ Kodim 0503/JB.

Jakbar berbagi hari ini, Minggu, 25 Mei 2020 dapur umum TNI-Polri Kodim 0503/JB membagikan kembali nasi box siap saji sebanyak 300 box dengan menu, nasi putih, ayam goreng bumbu kuning,
tempe goreng, tumis toge plus wortel, air Mineral serta susu jahe sido muncul.

Baca Juga :  Politikus PDI-P Tersangka Suap Komisioner KPU, Polri Siap Bantu KPK

Pelaksanaan dilakukan pukul 16.30 Wib di Wilayah RW. 04 dan RW. 05, Kel. Kebon Jeruk, Kec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, dengan sasaran pendistribusian pada Warga RT. 001/RW. 05 dan Warga RT 015, 016/RW 04, Kel. Kebon Jeruk, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat yang langsung dipimpin Danramil 05/KJ, Kapten Cpl R. E Moerdoko.

Ungkap Kapten R.E Moerdoko, “dapur umum TNI-Polri yang didirikan Kodim 0503 Jakarta Barat tidak kenal libur, hari raya Idul fitri pun kemarin tetap eksis membantu warga yang terdampak Covid-19 dengan membagikan nasi box siap saji”.

Baca Juga :  KAI BALI PROTES KERAS PEMBORGOLAN GUS ADI, TAPI JUGA MINTA “DI-86-KAN”

Danramil menambahkan, “tak ada perubahan atau pengaruh dengan adanya hari raya idul fitri dan tetap meracik 300 box nasi siap saji untuk warga”, ulas Kapten R. E Moerdoko.

“Walaupun masih dalam suasana hari lebaran namun nyatanya di lapangan masih banyak warga yang beraktifitas seperti hari biasa dan merasa bahwa lebaran kali ini sangat berbeda dengan lebaran tahun sebelumnya.

“Ucapan terima kasih dan rasa bersyukur senantiasa terdengar manakala warga menerima bantuan nasi box yang di berikan oleh Babinsa”, pungkas Danramil Kapten R. E Moerdoko.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Virus Covid-19, PEKAT-IB Lakukan Gerakan Bersih Kota Selama Dua Hari

Hadir dalam pendistribusian tersebut, Danramil 05/KJ, Kapten Cpl R. Edy Moerdoko, Lurah Kebon Jeruk, Bapak Darwa, Babinsa Kel. Kebon Jeruk, Peltu Abd Kadir, Sertu Yusuf Iskandar, Binmas, Aiptu Yayan.

Satpol PP Kelurahan, Bapak Bukhori, Bapak Sarif, Ketua Rw. 04, Bapak Jamhuri, LMK 04, Bapak M.Yamin, LMK 05 Bapak Nurhasan, Ketua RT 015, 016 dan RT 01/05, PPSU Kebon Jeruk 4 personil dan Mitra Jaya Koramil 4 personil. /Red-jbm

Editor ; SA

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Kamladu Pacitan, Ingatkan Tinggi Gelombang Capai 6 Meter

Published

on

By

Pacitan, www.jbm.id- Kondisi cuaca di Kabupaten Pacitan, masih perlu kewaspadaan lebih dari masyarakat, utamanya para nelayan. Mengingat dalam waktu singkat perubahan cuaca ekstrim masih akan berlangsung.

Komandan Pos Keamanan Laut Terpadu (Kamladu) Kabupaten Pacitan, Pelda Eden Totok Budianto, dalam siaran persnya mengatakan, saat ini cuaca cerah berawan. Suhu udara diantara 23 derajat celsius hingga 30 derajat celcius. Tingkat kelembapan berkisar 95 persen hingga 60 persen. “Kecepatan angin 7 – 20 km/jam, dan angin berhembus dari Timur. Tinggi gelombang atau ombak 4 – 6 Meter,” ujarnya, Senin (13/7).

Baca Juga :  Kadishub DKI Jakarta: Sudah 6.364 Kendaraan Diputar-balikkan Karena Tak Kantongi SIKM

Karena itu, ia mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca secara singkat serta peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang. “Saat ini tinggi gelombang mencapai 6 meter,” sebutnya.

Totok menekankan, agar masyarakat siap siaga dalam mengahadapi bencana. “Kenali ancamannya, kurangi resikonya dan siapkan strateginya. Siap untuk selamat dan menjadi budaya sadar bencana dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita jaga alam sehingga alam akan menjaga kita,” tandasnya. (yun).

Continue Reading

Berita

Projo Pacitan: Semua Bakal Calon Diharapkan Bisa Bersinergi, Jangan Saling Serang

Published

on

By

Pacitan, www.jbm.id- Ketua Projo ( Pro Jokowi) Kabupaten Pacitan, John Vera Tampubolon, kembali buka mulut seputar Pilbup 2020.

Kali ini, John memberikan masukan kepada semua bakal calon, utamanya yang hendak berangkat dari Partai Demokrat, agar mereka bisa lebih akur dan bersinergi. “Saat ini, semua masih belum jelas. Siapa lawan dan siapa kawan, semua masih abu-abu,” kata mantan anggota DPRD Pacitan masa jabatan 1999-2004 ini, Senin (13/7).

Baca Juga :  Politikus PDI-P Tersangka Suap Komisioner KPU, Polri Siap Bantu KPK

Dengan begitu, tak perlu ada kompetisi yang sengit. Sebab legalitas pencalonan mereka masih belum jelas. Yang selama ini mungkin masif melakukan pergerakan, namun kalau pada akhirnya nanti tidak mendapat rekomendasi pencalonan, tentu niatnya untuk maju sebagai calon bupati, akhirnya pupus. “Begitupun bagi yang selama ini terkesan silent, namun apabila dipenghujung waktu nanti mendapatkan rekomendasi, ya sebaiknya untuk dihargai dan didukung penuh prosesnya menuju Pilbup,” jelas John Vera.

Baca Juga :  KAI BALI PROTES KERAS PEMBORGOLAN GUS ADI, TAPI JUGA MINTA “DI-86-KAN”

Menurut John, sebaiknya semua bakal calon yang saat ini masih menunggu kepastian rekomendasi pencalonan, bisa bersinergi dan jangan saling serang satu dengan lainnya.

Kalau bisa, mereka saling bergandeng tangan, bersama-sama mengunjungi masyarakat. “Sehingga nantinya, siapapun yang akan berhasil mendapatkan rekomendasi, itulah yang sama-sama didukung.

Tapi kalau saat ini sudah nampak tensi persaingan, pada akhirnya nanti mereka yang tidak terekomendasi akan menyeberang mendukung calon yang diusung oleh partai politik lainnya. Nah, ini yang seharusnya dijadikan perhatian bagi semua bakal calon dari Partai Demokrat, untuk mensolidkan langkah. Sebab sekali lagi, semuanya masih belum jelas. Siapa kawan dan siapa lawan,” tukasnya. (yun).

Continue Reading

Berita

BULELENG DAPATKAN HIBAH ASET TANAH DAN BANGUNAN DARI PEMPROV BALI

Published

on

By

SINGARAJA-JBM.CO.ID – Pemkab Buleleng mendapatkan hibah beberapa aset milik Pemprov Bali yang ada di Buleleng. Usaha permohonan dilakukan sebagai upaya penataan aset yang ada di Kabupaten Buleleng.

Tercatat ada 19 bidang tanah dan tujuh bangunan yang dihibahkan Pemprov Bali ke Pemkab Buleleng. Semuanya dimanfaatkan untuk fasilitas umum dan sarana kepentingan masyarakat lainnya.

Dikonfirmasi beberapa waktu yang lalu, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, menjelaskan usaha ini sebagai langkah penertiban dan pemanfaatan aset yang ada. Di satu sisi, penertiban dalam rangka penataan aset yang berhubungan dengan mata anggaran yang dianggarkan. Secara administratif, permohonan hibah dan juga hibah harus dilakukan. “Agar tidak terjadi kesalahan penataan aset dan pemberian anggaran pada aset itu,” jelasnya.

Baca Juga :  Disinyalir Beras Program BPNT di Lamsel Tidak Sesuai Spek, Elemen Desak Penegak Hukum Periksa PT MJM

Kedua adalah langkah untuk menghindari terjadinya pembiaran menyangkut fungsi dari aset tersebut. Aset-aset yang diterima bisa difungsikan misalnya sebagai taman, fasilitas umum, dan kantor. Tidak ada lahan-lahan ataupun bangunan yang terbengkalai lagi. “Ini kan bisa dimanfaatkan. Yang jelas ini sangat bermanfaat bagi kita khususnya masyarakat Buleleng,” ujar Agus.

Agus Suradnyana pun mengungkapkan ke depan Pemkab Buleleng akan menanyakan aset-aset yang masih dalam lelang bank ataupun yang masih dalam sengketa untuk bisa dimanfaatkan. Utamanya aset-aset yang berada di Kota Singaraja. Misalnya, untuk memperindah wajah kota seperti pembuatan taman. Agar tidak terjadi kekumuhan di kota. Pemkab Buleleng akan bersurat kepada Pemprov Bali untuk menanyakan hal ini.

Baca Juga :  Politikus PDI-P Tersangka Suap Komisioner KPU, Polri Siap Bantu KPK

“Kalau sudah selesai sengketanya, mau diambil lagi ya silahkan. Paling kita menata ringan saja. Seperti kebun-kebun dan pohon-pohon agar lebih rindang,” ungkapnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi Bali ini menambahkan khusus untuk aset-aset milik Pemprov Bali, telah memberikan manfaat yang luar biasa untuk Buleleng. Seperti ada untuk Taman Bung Karno dan Taman Yuwana Asri. Banyak yang sudah bisa dimanfaatkan. Ada pula aset-aset besar yang diharapkan bisa menggerakkan aspek ekonomi. Contohnya adalah tanah di Pemuteran. Pemanfaatan aset tanah di Pemuteran harus cepat dicarikan jalan keluar sehingga ada keleluasaan untuk mencarikan investor yang mau berinvestasi disana.

Baca Juga :  korban Banjir Teluk Naga Ucapkan Terimakasih Kepada MT. Mantan Pramugari Garuda dan MT Asy Syukuriah BSD

“Agar bisa sesuai dengan apa yang kita harapkan. Tanah tersebut bisa memberikan manfaat bagi kondisi pariwisata dan sekaligus mendorong perekonomian di Kabupaten Buleleng. Ini ke depan akan saya usulkan setelah hibah pertama dan kedua selesai,” pungkas Agus.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Continue Reading

Trending