Tidak Terima Dikatakan Ada Pemotongan dan Belum Bayar Gaji, Pj Kades Margo Mulyo Laporkan Mantan Kadus ke Polsek Jati Agung Lamsel

3 min read
Spread the love

JATI AGUNG, LAMPUNG SELATAN, WWW.JBM.CO.ID |Dikabarkan penjabat (PJ) Desa Margo Mulyo Yudi Kasuma melaporkan mantan kadus ke Polsek Jati Agung karena dianggap telah mencemarkan nama baik, seperti dilansir dari video yang diunggah melalui akun YouTube membangun Negeri, Jum’at (15/5/2020).

Kapolsek IPTU Mayer Siregar menjelaskan pihaknya saat ini sedang mengumpulkan keterangan.

Sementara Pamong Desa yang tidak disebutkan namanya dalam video tersebut mengatakan bahwa,
“Informasi yang disampaikan dua mantan Kadus tentang pemotongan gaji senilai Rp. 150.000,- itu tidak benar, sebab uang sebesar Rp. 150.000 tersebut dialihkan,  sebagai inisiatif selaku Pamong Desa yang ingin membantu posisi Linmas, karena Linmas dianggap sudah bekerja maksimal di Desa Margo Mulyo namun untuk insentifnya masih minim maka selaku Pamong mereka menyumbangkan secara pribadi dari Pamong langsung, membantu kepada linmas dengan nilai Rp. 150.000,- dan ada kesepakatan, selain itu informasi bahwa guru ngaji belum dibayarkan gajinya tidak benar karena buktinya ada semua, gaji 1 Bulan itu berkaitan dengan pengunduran diri pamong Desa yang lama sehingga gaji itu menurut dari pendamping dan Kecamatan tidak diberikan namun dialihkan untuk pembangunan Desa, namun uang yang satu Bulan tersebut untuk kegiatan dan pembangunan Desa seperti rencana akan membenahi pagar , membagi sembako, bakti sosial untuk lansia sudh dilaksanakan, dan di APBD perubahan masih ada beberapa kegiatan dari sumber yang katanya dari gaji yang tidak dibayarkan tersebut”.

Baca Juga :  KPK MELALUI JUBIR LPI MARYATI BERKOMITMEN HADIRKAN FITUR DAN KONTEN PADA APLIKASI JARINGAN PENCEGAHAN KORUPSI (JAGA)

Sementara itu PJ kades Yudi menerangkan melalui video tersebut bahwa pemberitaan itu tidak benar, terkait memotong 150. 000,-, tidak menggaji guru mengaji adalah fitnah, memotong satu Bulan di Bulan Januari itu tidak benar, sebenarnya Ia sangat sayang kepada warga masyarakatnya, apalagi mantan Kadus, Ia sangat menyayangkan kenapa mereka memberitakannya seperti itu. Hal itu sudah menjadi berita melalui media dan biar pihak yang berwajib memprosesnya. Yudi juga mengatakan hal itu tidak bisa dimaafkan.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: PEMERINTAH AWASI SANTRI YANG PULANG KE BULELENG

Diberitakan sebelumnya Semua aparatur Desa termasuk Kepala Dusun (Kadus), RT, Guru ngaji belum menerima gaji selama 1 (satu) Bulan lantaran Pj Kepala Desa Margo Mulyo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan (Lamsel) bernama Yudi belum menyalurkan atau membayar gaji mereka.

Penahan gaji yang dilakukan Yudi sebagai Pj Kades Margo Mulyo tidak berdasar. Menurut keterangan Aris yang merupakan mantan Kadus 1 bahwa, “aturan pemberian gaji diberikan 3 bulan sekali dengan mekanisme dirapel, namun kenyataannya baru 2 (dua) Bulan yang di kasih. Sampai saat ini kami menunggu apa penyebab gaji kami ditahan oleh Yudi”, ujarnya, Rabu (13/5/2020).

“Kami seluruh pamong Desa sangat menyayangkan penahan gaji 1 Bulan ini, atas dasar apa Yudi melakukannya”, imbuhnya. Masih lanjut Aris bahwa, “ada juga pemotongan gaji sebanyak Rp. 150.000,- untuk 3 Bulan dengan alasan untuk membayar upah Hansip”.

Baca Juga :  OBITUARY: PENDIRI KOMPAS GRAMEDIA JAKOB OETAMA WAFAT

Sementara itu, menurut keterangan Rudi yang merupakan mantan Kadus 4 mengatakan bahwa, “Penahanan gaji dilakukan hampir seluruh Pamong Desa, terjadi karena berita acara hasil rapat BPD Desa Margo Mulyo menolak Pj Kades Margo Mulyo, Yudi untuk mundur dari jabatan Kades. Itu sebelum pelantikan Pj Kades tertanggal 7 Januari 2020, sedangkan pelantikan dilaksanakan tanggal 22 Januari 2020. Tapi aparatur Desa yang lama tetap bekerja sampai diganti tanggal 27 Januari 2020, kami juga belum menerima SK pengunduran diri dari pak Yudi”, terangnya. /Red-jbm/Ard

Editor ; SA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *