VIRUS CORONA, GUBERNUR: “SEMOGA AKHIR MEI, KITA SUDAH ZERO POSITIF COVID-19”

2 min read
Spread the love

DENPASAR-JBM.CO.ID – Target Gubernur Bali, DR Ir I Wayan Koster, MM, untuk membebaskan Bali dari cengkraman wabah virus corona (COVID-19) akhir Mei atau awal Juni 2020, tampaknya bakal terwujud.

Dengan persentase kesembuhan dan kasus meninggal terbaik nasional bahkan internasional, Gubernur Koster kian semnagat bekerja untuk “mengusir” COVID-19 dari Gumi Pulau Dewata ini.

Untuk itu, Senin (11/5/2020) Gubernur Koster berinisiatif menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan para Bupati dan Walikota se-Bali di Gedung Gajah, Jaya Sabha, Denpasar.

Dilansir akun resmi Pemprov Bali, poin penting yang dibahas dalam rapat ini di antaranya soal perkembangan pasien COVID-19, kedatangan PMI/ABK, peningkatan fasilitas penanganan Covid-19, upaya percepatan penanganan Covid-19 dan penanganan dampak ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Presiden Bahas Penanganan Covid-19 dan Prosedur Kenormalan Baru Bersama Tokoh Lintas Agama

Secara umum Gubernur Koster mengapresiasi kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Bali. Dengan tren kesembuhan yang terus meningkat, Gubernur menaruh harapan Bali bisa segera lepas dari pertumbuhan kasus baru.

“Semoga akhir Mei, kita sudah zero positif (Bebas COVID-19, red). Maksudnya tidak ada lagi yang dirawat. Kita kerja bersama,” ajak Gubernur yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali kepada Bupati/Walikota yang hadir.

Gubernur yang didampingi Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Sukawati dan Sekprov Dewa Made Indra mengatakan, Pemprov Bali terus bekerja memastikan semua kebutuhan terkait penanganan COVID-19 di Bali terpenuhi. “Saya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memenuhi peralatan yang diperlukan,” ujarnya.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: SEPAKAT, BULELENG TETAP LAKSANAKAN IBADAH DI RUMAH

Kepada Bupati/Walikota se-Bali, Gubernur asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng itu meminta agar menjaga daerahnya semaksimal mungkin supaya tidak terjadi penambahan kasus positif COVID-19 yang baru.

“Yang harus dilakukan oleh kabupaten dan kota adalah kaitannya dengan upaya untuk memperkuat kedisiplinan masyarakat khususnya dalam menghentikan transmisi lokal agar bisa kita atasi dengan baik,” pinta Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini.

Sampai tanggal 11 Mei 2020, angka kesembuhan pasien COVID-19 di Bali mencapai 66,8 persen. Dengan pasien positif saat ini sudah melalui masa perawatan rata-rata 11-12 hari. Diperkirakan dalam beberapa hari ke depan angka kesembuhan ini akan meningkat. Seperti diketahui, rata-rata kesembuhan pasien COVID-19 di Bali adalah 13 hari.

Baca Juga :  FINAL COPPA ITALIA: NAPOLI FACTUS EST COPPA ITALIA CHAMPION

Di lain pihak Gugus Tugas Provinsi Bali juga berupaya menghentikan laju pertumbuhan kasus baru di Bali. “Lantas kita berupaya menggerem pertambahan kasus baru. Kalaupun ada lebih rendah dari angka kesembuhan,” kata Gubernur kepada awak media usai rapat koordinasi.

Apabila hal tersebut terlaksana sesuai rencana, ia optimis dalam beberapa minggu ke depan Bali bisa lepas dari pandemi COVID-19.

Penulis: Francelino
Editor: Jering Buleleng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *