Kecewa Nelayan Tuna kubur Ikan Tangkapannya

2 min read
Spread the love

MOROTAI, WWW.JBM.CO.ID |Dampak pandemi Covid -19 terhadap nelayan diwilayah morotai menyebabkan transaksi jual beli ikan tangkapan nelayan menurun.Tidak seimbangnya biaya operasional dan penjualan membuat nelayan meluapkan kekecewaanya dengan cara mengubur hasil tangkapan mereka.

Dilansir melalui akun media sosial Yogie Try Wardhana, Ketua Kelautan & Perikanan DPP BaraJP memohon agar masyarakat nelayan lebih bersabar dalam menghadapi permasalahan ini, Selasa (12/5/2020).

Baca Juga :  Tanggap Covid-19, Politisi Muda Partai Golkar Mengapresiasi Peratin Pekon Rajabasa Kec.Ngaras Kab.Besisir Barat

“Kreativitas dan inovasi adalah salahsatu solusi untuk menutup kerugian,
Ikan tangkapan yang belum bisa dijual langsung sebaiknya dijadikan dendeng ikan, ikan asin dan atau ikan asap,
Itu lebih bermanfaat daripada dikubur dan dibuang percuma.
Sambil menunggu situasi kembali normal.”

“Kita berharap pula kepada Pemerintah Daerah untuk melakukan pembinaan keterampilan bagaimana cara mengelola ikan agar bisa disimpan dalam waktu yang lama, dan menjembatani permasalah tersebut, Pemerintah Daerah bisa membeli ikan tangkapan Nelayan tersebut dan membagikan kepada masyarakat sebagai Program Bansos.

Baca Juga :  Dr. H Andi Surya ; Kota Metro Butuh Lembaga Penjamin Kredit Untuk UMKM, Petani, Pedagang Kecil dan Seniman Kreatif

Selain itu, kita berharap PRINUS dan PT Perindo, serta BUMN yang bergerak dipengolahan ikan ikut jadi pemain untuk masuk sebagai pembeli dimorotai dan Daerah – daerah penghasil ikan yang over stok diwilayah lainnya”, katanya.

Ismail salah satu nelayan tuna dimorotai berharap, “apa yang disampaikan Ketua Bara-JP tersebut ada solusi terbaik dari pemangku kebijakan, agar kegiatan menafkahi keluarganya bisa terus berjalan, apalagi sebentar lagi mulai masuk ajaran baru, anak – anak mau sekolah pak, perlu buku tas dan perlengkapan lainnya”, tambahnya. /Red-jbm

Baca Juga :  UNIT PPA POLRES BULELENG DILAPORKAN KE KAPOLRI

Editor ; SA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *