Hujan Lebat, Sungai Way Besai Kembali Meluap Mengakibatkan Banjir di Daerah Kampung Negeri Agung Way Kanan

2 min read
Spread the love

WAY KANAN, WWW.JBM.CO.ID |Banjir kembali kembali melanda Daerah sekitar sungai Way Besai yang meluap akibat curah hujan tinggi, di Kampung Negeri Agung Kecamatan Negeri Agung, Way Kanan, Selasa (5/5/2020).

“Hujan deras dari subuh tadi Pukul 05:00 WIB, mengakibatkan air sungai meluap”, ungkap Uming warga setempat.

Masih lanjut Uming, “ketinggian air sekitar 50 cm dari tanah, mengakibatkan puluhan rumah tergenang air, sehingga puluhan warga mengungsi ke jalan-jalan”.

Baca Juga :  KPK Berhasil Ungkap Kasus Korupsi 5 Bupati Di Lampung, Berikut Kronologis Dan Daftarnya

Dari data yang ada , Kampung Negeri Agung, Kec. Negeri Agung selalu dilanda banjir akibat hujan deras sehingga menyebabkan hulu sungai Way Besai meluap dan rumah warga yang menjadi korbannya.

“Sebenarnya ini masalah serius, sudah semestinya Pemerintah setempat memperhatikan dan mencari jalan upaya penanggulangan banjir tersebut. Semoga banjir ini untuk yang terakhir kalinya , harap beberapa warga setempat”, kata Uming.

Sampai berita ini di turun kan, belum ada laporan kerugian, jumlah rumah yang terdampak banjir dan warga yang mengungsi.

Baca Juga :  Kedatangan Tim Wasrik BPK, Pangdam IV Minta Berikan Data Obyektif Dan Transparan

Sementara menurut kepala BPBD atau Kalakhar BPBD Way Kanan Bismijanadi, SE tentang kejadian banjir yang melanda Kecamatan Negeri Agung atau yang ada dialiran sungai way Besay, “pihaknya telah menerima foto-foto dari camat Negeri Agung dan terkait hal itu BPBD Way Kanan telah melakukan koordinasi dengan tim SATGAS PB dan TRC yang ada di Negeri Agung, untuk terus melakukan pemantauan dan bila semakin membahayakan untuk dapat segera melaporkan ke kabupaten”, jelas beliau.

Baca Juga :  Fibi Irawan : Kepuasan Pasien Kunci Utama Pelayanan Kesehatan

Ia melanjutkan, “untuk bantuan menurut KALAK BPBD Way Kanan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Way Kanan untuk memikirkan bantuan apa yang akan diberikan kepada terdampak banjir, mengingat sebentar lagi adalah musim tanam, sementara Kebanyakan yang terdampak Banjir adalah kebun masyarakat”, terangnya. /Red-jbm/yuswantoro

Editor ; SA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *