Ketua Golkar Lampung Tengah Musa Ahmad Berikan Bantuan Bahan Pangan Dasar Untuk Nenek Karsiah Yang Tinggal Sendirian

2 min read
Spread the love

LAMPUNG TENGAH, WWW.JBM.CO.ID |Ketua DPD II Partai Golkar Lampung Tengah, Musa Ahmad, beserta jajarannya memberikan bantuan kebutuhan pokok untuk nenek Karsiah, di Kelurahan Bandarjaya Barat yang tinggal sendirian di sebuah rumah kurang layak huni, Rabu (29/4/2020).

Didampingi Ketua AMPG Lamteng Yulius Heri Susanto dan AMPI Lamteng Agus Suwandi, Musa Ahmad, memberikan langsung bantuan tersebut untuk Karsiah kepada Manto, tetangga yang biasa mengurus kebutuhan sehari-harinya.

Musa Ahmad mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi nenek Karsiah yang tinggal sebatang kara di sebuah gubuk, dan saat ini kondisinya sudah lanjut usia dan tanpa sanak famili lainnya.

Ia menyebutkan, untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya, ia bersama jajarannya membawakan sejumlah bahan kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak sayur, susu, biskuit serta beberapa potong sarung.

Baca Juga :  PEMPROV BALI-INDUSTRI PARIWISATA SIAPKAN STANDARISASI TATANAN KEHIDUPAN ERA BARU

“Kami merasa terenyuh melihat kondisi nenek Karsiah yang sudah lanjut usia harus tinggal seorang diri di dalam rumah yang sebenarnya kurang layak (huni). Dengan bantuan yang kami salurkan ini kami berharap kebutuhannya tercukupi,” jelas Musa Ahmad.

Kedepannya, ia akan berkoordinasi dengan Fraksi Golkar DPRD Lamteng supaya bisa melakukan bedah rumah yang lebih layak untuk Karsiah tinggal menikmati masa tuanya.

Manto tetangga Karsiah tidak tahu pasti sejak kapan nenek dengan rambut yang seluruhnya telah berwaran putih itu hidup sendirian. Yang pasti, selama ini, Karsiah hanya bisa beraktifitas di sekitar halaman rumahnya saja.

“Gak tau ya mas sejak kapan (Karsiah hidup sendiri). Tapi saya sudah puluhan tahun tinggal di sini (Bandar Jaya Barat), kondisinya mbah (nenek) Karsiah sudah hidup sendiri,” ujar Manto.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: BUPATI TABANAN BAGI-BAGI BERAS 1 TON DAN 133.000 BIBIT CABAI

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya lanjut Manto, selama ini keluarganya selalu menyisihkan masakan untuk Karsiah makan.

“Kalau makan sehari-hari dari istri (istri Manto), nanti disisihkan buat makan tiga kali sehari. Karena memang gak ada yang masakin,” ujarnya.

Namun, satu kendala yang tak bisa dilakukan keluarga Manto yakni, Karsiah tidak ingin dibantu untuk mandi, dan memenuhi hajat buat air besar dan kecil. Karenanya, aktifitas tersebut dilakukan semuanya di dalam rumah yang tidak dilengkapi mandi cuci kakus (MCK).

Kepala Lingkungan IV Bandar Jaya Barat, Yanto menerangakan, Karsiah punya anak angkat yang berdomisili di Bandar Lampung. Namun begitu, anak angkat Karsiah tak sekalipun datang menjenguknya.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: SEMBUH, PDP 54 SARANKAN MASYARAKAT BULELENG WASPADAI OTG

“Kami pernah mau ajukan bedah rumah buat Mbah Karsiah. Tapi kendalanya sebagai salah satu syarat bedah rumah yaitu, tanah harus bangunan sendiri, sementara surat-surat tanah dan bangunan milik Karsiah dibawa anak angkatnya,” terang Yanto.

Atas bantuan yang diberikan dari Ketua DPD II Partai Golkar beserta jajarannya, Karsiah berterimakasih dan tak banyak yang bisa dia ucapkan atas kebaikan yang diberikan kepadanya. “Terimakasih banyak Mas, saya masih boleh makan telur. Kalau makan nanti dibuatkan tetangga dan dikirim ke sini,” kata Karsiah kepada Ketua AMPG Lamteng Yulius Heri Susanto. /Red-jbm

Sumber Berita ; Gantanews.

Editor ; SA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *