VIRUS CORONA: DISHUB SIAPKAN DUA BUS JEMPUT PMI ASAL BULELENG

2 min read
Spread the love

SINGARAJA-JBM.CO.ID – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng, Bali, Gede Gunawan A.P, menyatakan, dua unit bus sekolah milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buleleng telah disiapkan untuk menjemput para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Buleleng yang saat ini berada di Denpasar.

Kata dia, para PMI ini sebelumnya telah menjalani rapid test yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan hasilnya negatif COVID-19. Sehingga bisa dipulangkan ke kampung halaman untuk diproses lebih lanjut oleh Pemkab Buleleng.

Mantan Kabaghumas Pemkab Buleleng itu menjelaskan, sesuai arahan dari Bupati Buleleng bahwa Dishub Buleleng ditugaskan untuk menjemput para PMI asal Buleleng yang notebene sudah melewati rapid test dan dinyatakan negatif COVID-19. Nantinya para PMI ini akan langsung diarahkan sesuai jumlah yang bisa dipulangkan. Tetapi sebelum melakukan penjemputan pihak Dishub Buleleng akan melakukan langkah-langkah keamanan sesuai dengan protokol COVID-19. Seperti melakukan penyemprotan desinfektan pada permukaan maupun didalam bus serta melengkapi personal dan kondektur dengan APD.

Baca Juga :  Sambut HUT Lampung ke-56, Gubernur Arinal Buka Festival Olahraga Rekreasi Tahun 2020

”Dishub Buleleng telah menyiapkan dua bus dengan kapasitas masing-masing 24 kursi lengkap dengan personal dan kondektur yang dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD),” jelas Gunawan saat ditemui di ruang kerjanya,Selasa (14/4/2020).

Dikatannya, sejak mendapat perintah dari Bupati Buleleng dia langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Bali. Nantinya, apabila ada kendala yang timbul bisa dengan cepat diatasi. Dengan demikian sejak Senin (13/4/2020) kemarin Dishub Buleleng sudah siap untuk menjemput para PMI asal Buleleng. ”Untuk penjemputan kami menunggu informasi. Berapa orang yang akan dijemput, apabila jumlahnya lebih dari 15 orang maka akan menggunakan dua bus,“ ucap Gunawan.

Baca Juga :  PSBB BELUM SIAP, LINTAS AKTIVIS ANTAR GENERASI INDONESIA ANGKAT BICARA

Sementara itu Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganpenginaan CCOVID-19 Buleleng yang juga Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST kembali menguatkan penyediaan bus penjemputan ini. Kebijakan penyediaan bus diambil karena untuk PMI yang negatif menjadi tanggung jawab kabupaten. Diisolasi di kabupaten masing-masing dengan rentang waktu 14-20 hari. “Untuk sementara 14 hari dulu. Paling panjang 20 hari,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemuda Demokrat Beri Wejangan Pada Prof Sudijono

Dirinya menambahkan di Buleleng sudah disiapkan tempat isolasi khusus. Dimana dapat dipilih sekolah, gedung pemerintahan, dan penginapan yang disewa. Namin, kebanyakan hotel atau penginapan tidak mau menyewakan tempat. “Ini bukan masalah biaya tapi ketulusan atau keihklasan dari hotel itu sendiri untuk memberikan tempatnya,” pungkas Agus.

Penulis: Junior
Editor: Jering Buleleng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *