VIRUS CORONA: DI BULELENG POSITIF CUMA 1, HASIL TES SWAD KEDUA PDP-10 BELUM TURUN

2 min read
Spread the love

SINGARAJA-JBM.CO.ID – Perkembangan wabah virus corona (COVID-19) di Kabupaten Buleleng tergolong mulai stagnan kendati dicap zona merah. Sebagai bukti hingga kini pasien terkonfimasri alias pasien positif tetap saja 1 orang yakni PDP-3.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Buleleng, Drs Gede Suyasa, M.Pd, dalam jumpa pers via video conference (Vidcon) Minggu (12/4/2020) siang menjelaskan, sampai saat ini pasien positif yang dirawat di Buleleng masih tetap berjumlah satu orang. Sebelumnya terhadap PDP yang berkode PDP 10 itu telah dilakukan tes swab pertama dan hasilnya negatif. Saat ini, masih menunggu hasil swab yang kedua.

Baca Juga :  GELAR CIPKON, POLSEK GEROKGAK EDUKASI MASYARAKAT TENTANG MASKER DAN HELM

“Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang bergejala terjadi penambahan satu orang menjadi tiga orang. Penambahan satu ODP berasal dari pekerja kapal pesiar dengan gejala batuk. Namun, setelah dilakukan rapid tes di bandara hasilnya negatif dan saat ini sedang isolasi mandiri,” tambahnya.

Untuk dua ODP lainnya, satu orang masih dirawat di RS Pratama Giri Emas dengan hasil swab negatif dan menunggu hasil swab kedua dan satu orang lagi masih karantina secara mandiri. Sedangkan jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) secara akumulatif berjumlah 163 orang. 137 orang diantaranya sudah selesai masa pantau dan 26 orang menjalani karantina mandiri.

Baca Juga :  Kemenkumham Lantik Pimpinan Tinggi Pratama Kemenkumham Pesannya Jaga Integritas

Selain PDP, ODP dan OTG di atas, saat ini juga sedang dilakukan pemantauan terhadap pelaku perjalanan negara terjangkit dan wilayah transmisi lokal. Adapun jumlahnya secara akumulatif sebanyak 1.775 orang, 786 orang diantaranya telah berkahir masa pantau selama 14 hari. Sisanya sebanyak 989 orang masih dipantau oleh puskesmas setempat.

Penulis: Francelino
Editor: Jering Buleleng

Baca Juga :  Matangkan Penyelenggaraan Pilkada Bupati 2020, KPU Selayar Lantik 33 Orang Relawan Demokrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *