Kadis Kesehatan Reihana, Tidak Benarkan Munculnya Rillis Warning Zone Area Bandar Lampung Penyebaran Virus Covid-19 Yang Beredar Di WhatsApp Grup

2 min read
Spread the love

Lampung, JBM.CO.IDKepala Dinas Kesehatan Provinsi  Lampung, Reihana meyakinkan info warning zone area penyebaran Corona Covid-19 di sejumlah Kecamatan di Bandar Lampung yang beredar di WhatsApp grup, tidak benar. Dia mengatakan tabel informasi warning zone tersebut bukan bersumber dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung.

Baca Juga :  LAAGI Meminta Pemkot Palembang Harus Lakukan Sosialisasi Jelang PSBB

Dilansir dari berita Lampost.co, Reihana mengatakan “Warning zone itu mereka buat karena ada pasien dalam pantauan (PDP). Padahal PDP itu belum tentu positif covid-19. Di Lampung PDP ada tiga orang dan hasilnya negatif,” ujar Reihana yang juga  Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung kepada, Minggu, (22/3/2020).

Lebih lanjut, kata Reihana “Provinsi Lampung saat ini memang sudah masuk wilayah terjangkit covid-19. Pemerintah pusat beberapa waktu lalu sudah mengumumkan satu PDP di Lampung positif terpapar covid-19. Namun, ia berharap masyarakat tetap waspada tetapi tidak juga panik dan mudah percaya informasi yang belum tentu akurat”.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Belum Terima Salinan Putusan MA

“Masyarakat kami harapkan untuk selalu waspada namun tidak perlu panik. Silahkan ikuti kebijakan pemerintah yang sudah dibuat dan disosialisasikan untuk menghadapi pandemi covid-19 di Indonesia termasuk di Provinsi Lampung,” ungkapnya.

Foto ; Rec.dok/

 

Reihana juga menambahkan bahwa untuk menanggapi beredarnya pesan berantai yang memberikan imformasi mengenai wilayah berbahaya di Bandar Lampung. Dalam tabel informasi itu terdapat beberapa daerah yang harus dihindari dalam berkendara untuk para pihak driver mitra Grab. /jbm

Baca Juga :  KONSEP 'BALI METANGI’ MADE TEJA BANGKITKAN EKONOMI BALI DENGAN TANAM PORANG DI TENGAH COVID-19

Editor ; Seno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *