Respon Cepat Laporan Warga, GARDU TEC Bersama Petugas Kesehatan Lakukan Fogging Di Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan

2 min read
Spread the love

Lampung Selatan, JBM.CO.ID | Mendekati penghujung musim penghujan terlihat persawahan di Desa-desa di Kabupaten Lampung Selatan nampak menghijau dan menguning, dengan curah hujan yang lumayan tinggi membuat tempat-tempat genangan air menjadi perhatian, dikhawatirkan tempat genangan tersebut menjadi lokasi berkembangbiaknya wabah nyamuk demam berdarah atau demam dengue (DBD).

Sebagai upaya untuk menghadapi dan antisipasi wabah nyamuk DBD melalui Gerakan Aspirasi Rembuk Desa Unggul (Gardu) Tony Eka Candra (TEC) melakukan upaya respon cepat terhadap laporan masyarakat Lampung Selatan, yang mengharapkan adanya tindakan Fogging di Kecamatan Jati Agung, Kamis (19/3/2020).

Baca Juga :  KORUPSI: KASUS BUMDES TIRTASARI DIBUKA KEMBALI, POLISI BURU PENILEP RP 76 JUTA
Foto ; Rec.dok/

Salah satu perwakilan warga Desa Jatimulyo, tepatnya RT 12, Ashari awalnya menyampaikan usulan permintaan fogging melalui Maria Agata Wartinem salah satu tim Gardu TEC dan juga kader Partai Golkar, langsung merespon cepat guna mengkoordinasikan kepada kepala Puskesmas Karang Anyar Dibio.

Dikabarkan oleh warga bahwa di Desa Jatimulyo, sudah ada korban meninggal dan juga ada yang sudah sembuh tiga (3) orang akibat serangan wabah nyamuk DBD.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya, Maria yang merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan, asal Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Kecamatan Jati Agung  menyampaikan proses Fogging berdasarkan permintaan warga.

Baca Juga :  Selesai Pendidikan Sejatinya Baru Awal Dimulainya Karier Prajurit

“Fogging ini berawal dari adanya permintaan warga Jatimulyo Ashari, setelah dikoordinasikan kepada kepala puskesmas Karang Anyar, petugas kesehatan langsung melakukan kroscek lapangan, namun tidak ditemukan adanya ciri-ciri Daerah terserang wabah DBD, kemudian pengecekan juga dilakukan di Desa Karang Sari yang akhirnya Desa tersebut yang dilakukan Fogging, karena terindkasi munculnya nyamuk DBD dari Desa tersebut”, katanya.

Maria berharap Puskesmas setempat juga melakukan respon cepat terhadap informasi dan permintaan fooging dari warga.

Baca Juga :  PKB MINTA MENAG FACHRUL RAZI TIDAK BUAT GADUH

“Saya sudah koordinasikan kepada kepala Puskesmas Karang Anyar Pak Dibio, agar melakukan respon dan upaya cepat tanggap terhadap permintaan Fogging dari warga, hal ini sebagai langkah antisipasi dan untuk mencegah penyebaran nyamuk DBD” terangnya.

Berkat respon cepat tim Gardu TEC, petugas kesehatan dari Puskesmas Karang Anyar langsung melakukan fogging di Desa Karang Sari Kecamatan Jati Agung. Bersama warga petugas memfogging rumah-rumah dan lingkungan setempat. /Jbm

Editor ; Eno (SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *