Berita

Ditjen Bina Konstruksi Keluarkan ‘PROTOKOL’ pencegahan Covid-19 Di Proyek Konstruksi

Jakarta, JBM.CO.ID | Direktur Jendral (Ditjen) Bina Konstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) mengeluarkan Protokol pencegahan Covid-19 di proyek konstruksi, yang ditandatangani oleh Trisasongko Widianto.

Melalui pesan WhatsApp Protokol tersebut disampaikan kepada kantor berita Jarrakpos, Selasa (17/3/2020).

Protokol dimaksudkan sebagai pedoman umum bagi pemilik, pengguna, penyelenggara bersama konsultan, kontraktor, subkontraktor, vendor, supplier, dan fabrikator, mandor serta para pekerja dalam mencegah Covid-19 di proyek konstruksi. Selain itu protokol juga menjadi bagian dari keseluruhan kebijakan untuk mewujudkan keselamatan konstruksi, meliputi keselamatan publik dan lingkungan.

Baca Juga :  Klinik Bhaksena Gelar "Test GeNose C19" di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana

Protokol diberlakukan di proyek konstruksi yang diselenggarakan oleh Pemerintah, Pemerintahan Daerah, BUMN, maupun investasi swasta dan atau gabungan.

Melalui protokol maka, diimbau kepada pemilik, pengguna, penyelenggara bersama konsultan dan kontraktor wajib membentuk satuan tugas pencegahan Covid-19. Satuan tugas (Satgas) tersebut berjumlah paling sedikit 5 (lima) orang terdiri dari ketua merangkap anggota, dan 4 orang anggota yang mewakili pemilik, pengguna, penyelenggara, konsultan, kontraktor, subkontraktor, Vendor dan supplier.

Satgas memiliki tugas diantaranya melakukan sosialisasi, edukasi, promosi teknik dan metoda pencegahan Covid-19 serta pemeriksaan (examination) potensi terinfeksi kepada semua orang baik para manager, insinyur, arsitek, karyawan, staf, mandor, pekerja atau tamu proyek.

Dijelaskan juga melalui protokol bahwa kontraktor wajib menyediakan ruang klinik di lapangan dilengkapi dengan sarana kesehatan yang memadai seperti tabung oksigen, pengukur suhu tubuh, pengukur tekanan darah, obat-obatan, cuci tangan dengan sabun disinfektan, tisue, masker dan petugas medis. Selain itu kontraktor juga wajib bekerjasama operasional perlindungan kesehatan dan pencegahan Covid-19 dengan Rumah sakit atau pusat kesehatan masyarakat terdekat dengan lapangan proyek untuk tindakan darurat.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: KETUA DPRD BULELENG PANTAU RAPID TEST DI BONDALEM

Satgas dalam pelaksanaan tugasnya wajib memasang poster baik digital maupun fisik tentang imbauan pencegahan Covid-19. Tugas satgas juga melarang seseorang yang sakit dengan indikasi suhu > 38° C datang ke lokasi proyek. Apabila ditemukan seseorang di lokasi proyek terpapar virus Covid-19, petugas medis dan keamanan proyek melakukan evakuasi dan penyemprotan disinfektan pada tempat, fasilitas, pegangan dan peralatan kerja. /Jbm

Baca Juga :  DIKEROYOK DUA PEMUDA PENYABANGAN, PUTU IAD LUKA PARAH

Editor ; Eno

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
%d blogger menyukai ini: