PEGADUNGAN, RINTISAN DESA PENGGERAK UMKM DESA, KEMBANGKAN KRIPIK TALAS

2 min read
Spread the love

SUKASADA-JBM.CO.ID – Ketua Suka Duka Poleng, Kabupaten Buleleng, Bali, Nyoman Sarjana, SE, cukup lincah dan gesit dalam membangun desa.

Sarjana mengajak Dosen Akuntansi Universitas Negeri Malam, Slamet Fauzan, S.Pd, M.Pd, CAAT, berkunjung ke Desa Pegadungan, Kecamatan Sukasada, Sabtu (14/3/2020) siang.

Sarjana menceritakan, tujuan dirinya mengajak salah satu dosen UNM brilian itu untuk menjajaki kerjasama dalam pengembangan UMKM di desa tersebut. “Karena menurut kami di Desa Pegadungan itu terdapat banyak potensi yang belum digarap secara maksimal,” ujar Sarjana.

Baca Juga :  Bersama keluarga Besar, Ike Edwin Gelar Halal Bihalal di Lamban Gedung Kuning

Ia menyebutkan, setelah bersama Fauzan melihat-lihat potensi desa tersebut, ternyata Fauzan sangat kagum dengan potensi desa tersebut dan tertarik mengembangkan UMKM di desa itu dalam pengembangan industry rumahtangga seperti pembuatan kripik ketela, kripik talas dan sejenisnya.

“Hasil bumi yang dipakai rintisan UKM adalah talas, ubi kayu, nangka, yang nantinya akan dibuat krpik talas, ubi kayu bermacam cita rasa,” jelas Sarjana dibenarkan Fauzan .

Baca Juga :  HUT KE-416 KOTA SINGARAJA: BANGKITKAN WARISAN BUDAYA MELALUI KONSEP “NYELIKSIK BULU”

Sarjana memaparkan analisis UMKM Desa Pegadungan akan dijadikan sebagai rintisan desa penggerak.

“Saya kagum melihat potensi desa ini. Ternyata desanya sangat berpotensi. Ini lah yang membuat saya tertarik untuk mengembangkan usaha disana dengan bekerjasama dengan desa setempat,” ujar Fauzan.

Kehadiran kedua tokoh Buleleng dan akademisi nasional itu diterima Perbekel Desa Pegadungan Ketut Sudiara dan jajarannya bersama Kelian Subak Gusti Kopang dan prajuru adat setempat.

Baca Juga :  Wabah Corona, Mendikbud Tiadakan Ujian Nasional, Disdikbud Lampung Persiapkan Rapat Pembahasan

“Akan mengolah hasil bumi khas Pegadungan yang melimpah untuk dijadikan oleh-oleh khas Buleleng,” ungkap Fauzan seraya menambahkan bhawa dirinya akan mendatangkan peralatan pembuat kripik, sedangkan kelompok UMKM yang diajak kerjasama di Desa Pegadungan tinggal memproduksi saja.

Penulis: Junior
Editor: Jering Buleleng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *