Ketua KPU Arif Budiman Ngaku Tidak Kenal Harun Masiku, Saat Diperiksa KPK

1 min read
Spread the love

Jakarta, JBM.CO.ID | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pengembangan perkara suap salah satu komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Dalam kasus ini, KPK menetapkan Harun Masiku dan Seful Bahri (Fungsionaris PDI-P) sebagai tersangka pemberi suap Wahyu Setiawan.

Baca Juga :  Pangdam dan Keluarga Besar Kodam XII/Tpr Berduka Cita Atas Meninggalnya Dandim 1011/Klk

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka disinyalir memberikan janji kepada Wahyu selaku Komisioner KPU, untuk memuluskan karir Harun sebagai anggota DPR dalam proses pergantian antar waktu (PAW).

kali ini lembaga anti rasuah memeriksa Arif Budiman untuk yang kedua kalinya, Jum’at (28/2/2020).

Penyidik KPK memeriksa Arif Budiman selaku ketua KPU, kaitan hubungan antara ketua KPU dengan tersangka Wahyu Setiawan dan Harun Masiku.

Baca Juga :  Tebar 100 Kg Ikan di Kolam Pemancingan Warga, Ali Rahman Imbau Masyarakat Way Kanan Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

Disampaikan oleh Arif kepada penyidik KPK, bahwa Ia tidak mengenal Harun Masiku. Tersangka juga pernah mencoba menemui Arif di Kantor KPU guna menyerahkan surat permohonan pelaksanaan putusan Mahkamah Agung (MA) mengenai uji materi dan atau Judicial review.

Namun Arif menolak permohonan tersebut, menurutnya surat yang disampaikan Harun tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Pimpinan PP Al Ishlah Bandar, KH Abdulloh Marmuzi Dukung Dan Restui Mbois di Pilbup Pacitan

Sebelumnya Arif Budiman periksa penyidik KPK pada 24 Januari 2020. /JBM

Editor ; Eno

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *