BeritaHukum

Ketua KPU Arif Budiman Ngaku Tidak Kenal Harun Masiku, Saat Diperiksa KPK

Jakarta, JBM.CO.ID | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pengembangan perkara suap salah satu komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Dalam kasus ini, KPK menetapkan Harun Masiku dan Seful Bahri (Fungsionaris PDI-P) sebagai tersangka pemberi suap Wahyu Setiawan.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka disinyalir memberikan janji kepada Wahyu selaku Komisioner KPU, untuk memuluskan karir Harun sebagai anggota DPR dalam proses pergantian antar waktu (PAW).

Baca Juga :  Kiat Awal Unit Pengelolaan Sampah Bumdes Sima Sari Dana Menjadikan Sampah sebagai Pupuk Kompos

kali ini lembaga anti rasuah memeriksa Arif Budiman untuk yang kedua kalinya, Jum’at (28/2/2020).

Penyidik KPK memeriksa Arif Budiman selaku ketua KPU, kaitan hubungan antara ketua KPU dengan tersangka Wahyu Setiawan dan Harun Masiku.

Disampaikan oleh Arif kepada penyidik KPK, bahwa Ia tidak mengenal Harun Masiku. Tersangka juga pernah mencoba menemui Arif di Kantor KPU guna menyerahkan surat permohonan pelaksanaan putusan Mahkamah Agung (MA) mengenai uji materi dan atau Judicial review.

Baca Juga :  Pengurus Pusat JMSI Lakukan Rakorev

Namun Arif menolak permohonan tersebut, menurutnya surat yang disampaikan Harun tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Sebelumnya Arif Budiman periksa penyidik KPK pada 24 Januari 2020. /JBM

Editor ; Eno

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: