Connect with us

Politik

Pilkada Tomohon Kans Satu Kontestan Bapaslon Perseorangan

Published

on

TOMOHON – Setelah beberapa hari dibuka terkait tahapan pengajuan dokumen syarat dukungan (PDSD) bakal pasangan calon (Bapaslon) perseorangan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon.

Minggu 23 Februari jam 00.00 wita KPU Tomohon menutup secara resmi pengajuan dokumen syarat dukungan (PDSD).

Baca Juga :  VIRUS CORONA: KETUA FRAKSI DEMOKRAT BULELENG BERBAGI KASIH DENGAN LANSIA DI SERIRIRT

Ketua KPU Harianto Lasut didampingi komisioner lainnya Robby Golioth, Stenly Kowaaas, Albertin Pijoh dan Jacobus Wowor dan disaksikan Ketua Bawaslu Tomohon Deisy Soputan menutup tahapan itu.

“Tahapan pengajuan dokumen syarat dukungan (PDSD) bakal pasangan calon (Bapaslon) perseorangan resmi di tutup”, kata Lasut.

Dengan ditutupnya PDSD ini untuk pilkada serentak di Kota Tomohon berarti hanya 1(satu) bapaslon yang besar kemungkinan jadi kontestan.

Baca Juga :  Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

Disisi lain, Ketua KPU Provinsi Sulut Ardiles Mewoh, akhir pekan lalu disela memantau proses pengajuan dokumen salah satu pasangan calon, mengapresiasi KPU Tomohon yang telah melaksanakan proses tahapan ini secara mekanisme.

“Proses telah berjalan sesuai aturan”, ujar Mewoh.

@RS

Baca Juga :  VIRUS CORONA: DPRD BALI PUJI KINERJA PEMKAB BULELENG DALAM TANGANI COVID-19
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Projo Pacitan: Semua Bakal Calon Diharapkan Bisa Bersinergi, Jangan Saling Serang

Published

on

By

Pacitan, www.jbm.id- Ketua Projo ( Pro Jokowi) Kabupaten Pacitan, John Vera Tampubolon, kembali buka mulut seputar Pilbup 2020.

Kali ini, John memberikan masukan kepada semua bakal calon, utamanya yang hendak berangkat dari Partai Demokrat, agar mereka bisa lebih akur dan bersinergi. “Saat ini, semua masih belum jelas. Siapa lawan dan siapa kawan, semua masih abu-abu,” kata mantan anggota DPRD Pacitan masa jabatan 1999-2004 ini, Senin (13/7).

Baca Juga :  INFO DEWAN: SIDAK PUSKESMAS I BUSUNGBIU, DEWAN USULKAN PEMERATAAN TENAGA DOKTER

Dengan begitu, tak perlu ada kompetisi yang sengit. Sebab legalitas pencalonan mereka masih belum jelas. Yang selama ini mungkin masif melakukan pergerakan, namun kalau pada akhirnya nanti tidak mendapat rekomendasi pencalonan, tentu niatnya untuk maju sebagai calon bupati, akhirnya pupus. “Begitupun bagi yang selama ini terkesan silent, namun apabila dipenghujung waktu nanti mendapatkan rekomendasi, ya sebaiknya untuk dihargai dan didukung penuh prosesnya menuju Pilbup,” jelas John Vera.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: KETUA FRAKSI DEMOKRAT BULELENG BERBAGI KASIH DENGAN LANSIA DI SERIRIRT

Menurut John, sebaiknya semua bakal calon yang saat ini masih menunggu kepastian rekomendasi pencalonan, bisa bersinergi dan jangan saling serang satu dengan lainnya.

Kalau bisa, mereka saling bergandeng tangan, bersama-sama mengunjungi masyarakat. “Sehingga nantinya, siapapun yang akan berhasil mendapatkan rekomendasi, itulah yang sama-sama didukung.

Tapi kalau saat ini sudah nampak tensi persaingan, pada akhirnya nanti mereka yang tidak terekomendasi akan menyeberang mendukung calon yang diusung oleh partai politik lainnya. Nah, ini yang seharusnya dijadikan perhatian bagi semua bakal calon dari Partai Demokrat, untuk mensolidkan langkah. Sebab sekali lagi, semuanya masih belum jelas. Siapa kawan dan siapa lawan,” tukasnya. (yun).

Continue Reading

Berita

Duet Aji-Gagarin, Pilbup Pacitan Selesai

Published

on

By

Pacitan, www.jbm.id- Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Pacitan, Budi Setijono, optimis Indrata Nur Bayuaji, bakal meraih rekomendasi pencalonan di Pilbup 2020.

Anggota partai koalisi pendukung kubu Nyawiji ini berpendapat, kemenangan Indrata Nur Bayuaji, akan semakin terbuka lebar, ketika nanti Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, akan memasangkan Gagarin sebagai calon wakil bupatinya. “Ini pendapat kami dari PKPI, agar kemenangan di Pilbup Pacitan semakin mudah dengan biaya rendah dan lebih tercipta kondusifitas,” terang pentolan partai yang selama ini menjadi mitra koalisi setia bagi Demokrat di dua periode Pilpres lalu.

Baca Juga :  POLITIK: KAJI KENAIKAN PARLIAMENTARY THRESHOLD JADI 7 %, DPR REVISI UU PEMILU

Politikus bertubuh subur ini berharap, dengan terciptanya duet kepemimpinan Aji-Gagarin, kemenangan Demokrat akan semakin terkerek. Aji, panggilan dari Indrata Nur Bayuaji, merupakan representasi dari keluarga besar Cikeas dan saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Pacitan.

Sedangkan Gagarin, merupakan kader Golkar, yang sangat berpengalaman. “Sehingga dengan terciptanya duet Aji-Gagarin, Pacitan akan semakin maju,” harap Budi. (yun).

Continue Reading

Berita

Gagarin Dan Prof Sudidjono, Berpeluang Besar “Dilirik” Demokrat

Published

on

By

Pacitan, www.jbm.id- Gagarin maupun Profesor Sudidjono Sastroatmojo, masih sama-sama punya peluang untuk berkendara dengan Partai Demokrat menuju gelanggang Pilbup Pacitan, 2020.

Pernyataan tersebut, disampaikan pengamat politik gaek, HG Soedibyo, Ahad (12/7).

Hanya saja, Prof Sudidjono, diakui punya managerial yang sudah teruji ketika mengendalikan Universitas Negeri Semarang (Unesa). “Ora gampang lo, memimpin banyak universitas dan banyak jurusan, kalau tidak didasari kemampuan leadership yang tinggi, sekalipun itu hanya dilingkungan pendidikan. Tetapi itulah realita sejarah kemampuan leadership yang dimiliki seorang Prof Sudidjono,” kata mantan birokrat, jebolan Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) ini, Ahad (12/7).

Baca Juga :  Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

Namun, dari sisi elektabilitas, Prof Sudidjono, memang masih tertinggal jauh dengan Gagarin. Sudah hampir selama empat periode ini, Gagarin duduk sebagai anggota DPRD Pacitan.

Akan tetapi, harus diakui, memimpin di legislatif sangat berbeda dengan memimpin di eksekutif. “Saya sudah kenyang di legislatif, sebelumnya saya juga lama sebagai birokrat. Ini pekerjaan rumah (PR) bagi Gagarin, bisakah membalikan telapak tangan untuk beralih memimpin di eksekutif,” terang mantan Bupati Pacitan ini.

Baca Juga :  Wakil Ketua Bapilu DPD Partai Demokrat Jatim, Desak DPC Partai Demokrat Pacitan Segera Buka Penjaringan Calon Bupati

Menurut Soedibyo, dua figur bakal calon bupati ini, masing-masing punya kelebihan yang patut diperhitungkan. Keduanya juga masih punya peluang untuk dilirik Partai Demokrat. Meskipun, Gagarin besar dan berangkat meniti karir politiknya dari partai sebelah. “Tapi sekali lagi, Demokrat butuh calon pemimpin yang bisa membesarkannya dimasa mendatang,” tegasnya. (yun).

Baca Juga :  POLITIK: KAJI KENAIKAN PARLIAMENTARY THRESHOLD JADI 7 %, DPR REVISI UU PEMILU
Continue Reading

Trending