Resmi Menjadi Buronan, KPK Koordinasi ke Polri Untuk Memburu Mantan Sekretaris MA Nurhadi Kasus Suap Penanganan Perkara di MA

1 min read
Spread the love

Jakarta, JBM.CO.ID | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI telah resmi menetapkan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurrachman sebagai buronan dan atau tercatat sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Diketahui Nurhadi CS, ditetapkan tersangka oleh KPK kaitannya terhadap kasus Penerimaan suap dan gratifikasi untuk penanganan perkara yang ada di MA.

Baca Juga :  PENDIDIKAN: BULELENG MILIKI TK NEGERI PERCONTOHAN, DIREMIKAN BUNDA PAUD BULELENG

Mereka (Nurhadi CS) tercatat sebagai buronan dari KPK, usai lima kali mangkir dari pemanggilan pemeriksaan KPK, tiga kali dipanggil sebagai saksi dan dua kali sebagai tersangka.

Dugaan terhadap Nurhadi kaitan adanya suap pada saat mengurus perkara peninjauan kembali (PK) kasus perdata PT MIT melawan PT KBN (Persero), Tahun 2010 Ia Menjabat Sekretaris di MA.

Baca Juga :  TEC Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak Di Lampung Selatan

Disampaikan oleh Plt juru bicara KPK Ali Fikri, bahwa KPK telah melakukan koordinasi dengan Polri dalam rangka upaya mengejar dan menangkap Nurhadi CS. Jum’at (14/2).

Namun melalui keterangan dari kepolisian yaitu Brigjen Pol Argo Yuwono, SIK, MSi, mengaku belum tahu persis apakah sudah ada surat permintaan dari KPK untuk membantu mencari dan menangkap Nurhadi CS.

Baca Juga :  Rapat Evaluasi Kinerja P2TP2A se-Provinsi Lampung, Pemprov Siap Bersinergi Lindungi Perempuan dan Anak

“dicek dulu ya nanti”, kata Karopenmas Divhumas Polri. Sabtu, (15/2) kepada jurnalis. /JBM

Editor ; Eno

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *