BeritaDaerah

FPPS Minta Kasman Gerak Cepat Tangani Korban Bencana

JBM – DONGGALA – Forum Pemuda Peduli Sirenja (FPPS) bersama warga korban bencana alam se-Kecamatan Sirenja menggelar aksi damai di depan Kantor Camat Sirenja, Donggala, Sulawesi Tengah yang menuntut keseriusan Pemkab Donggala dalam penanganan pasca bencana alam 28 September 2018 silam. Rabu (12/2/2020)

Dengan mengendarai puluhan sepeda motor dan mobil massa demostran berjumlah 150 orang langsung bergerak menuju ke Kantor Camat Sirenja untuk menyampaikan protes kerasnya terkait leletnya Pemkab Donggala dalam menangani kondisi masyarakat pasca bencana alam.

Dalam aksi damai itu pun korlap Ical dalam orasinya mengutuk keras sikap Pemkab Donggala dibawah kepemimpinan Bupati Kasman Lassa yang diduga terlalu lambat bergerak dalam proses penanganan korban bencana alam. Sengaja warga datang di Kantor Camat, agar pihak Pemerintah Kecamatan Sirenja dapat memfasilitasi pertemuan masyarakat Sirenja dengan Pemda Donggala.

“Kami minta kepada Camat Sirenja segera menyampaikan kepada Bupati Kasman dan DPRD Donggala, untuk membahas permasalahan-permasalahan yang belum terselesaikan pasca bencana 28 September 2018 silam di Kecamatan Sirenja.” Terangnya.

Ical juga menegaskan, banyak masalah terkait penanganan pasca bencana alam gempa bumi dan tsunami yang belum di realisasi oleh Pemkab Donggala kepada warga yang menjadi korban. Seperti status penerima dana stimulan, penerimaan dana Jadup, pembangunan Huntap dan relokasi masyarakat yang terkena banjir Rob.

Selain itu, masyarakat juga minta kepada Pemkab Donggala segera menetapkan Desa Lompio, Tompe dan Tanjung Padang sebagai status great A yang sampai detik ini belum ada kepastian. Padahal, Pemerintah RI melalui Presiden Joki Widodo sudah menginstrusikan kepada Pemkab Donggala untuk segera di tuntaskan secepatnya proses pemulihan pasca bencana. Ungkapnya.

Massa aksi juga mengingatkan dan memberi peringatan keras kepada Pemerintah Kabupaten Donggala agan jangan bermain-main soal urusan pembebasan lahan untuk kepentingan relokasi dan Huntap, bagi pengungsi yang masih tinggal di Huntara dan yang rumahnya sudah terendam banjir rob.

“Secepatnya untuk memberikan status lahan pembangunan dan menetapkan lokasi yang menjadi lahan relokasi Huntap, serta masih banyak aspirasi-aspirasi lainnya yang kami sampaikan di hadapan Pemerintah baik itu Bupati mau pun DPRD Donggala. Kami sudah menderita hidup dalam kondisi yang memprihatinkan dan jangan lagi di permainkan oleh oknum pejabat yang mencoba mencari keuntungan atas derita yang kami alami selama ini..” Kata salah seorang demostran.

Ditempat itu, Kapolsek Sirenja IPTU P. Sihotang yang bertugas mengawal aksi demo mengatakan, massa demostran di terima langsung Camat Sirenja, Hasran. Dan berjanji untuk menyampaikan kepada Bupati Donggala seluruh tuntutan warga yang berdemo.

“Saya selaku Camat, akan memfasilitasi warga korban bencana alam di Kecamatan Sirenja untuk datang ke gedung DPRD dan Pemerintah Kabupaten Donggala. Saya bersama Kades dan BPD se-Kecamatan Sirenja akan mendampingi warga sekalian untuk ke Donggala sana.” Kata Hasran di hadapan para warga yang berdemo di kantornya.

(Doc. Jbm/Darwis)

Dan rencananya kata Ical, Kamis, 13 Februari 2020 warga Sirenja dari 13 desa akan berangkat menuju ke Banawa untuk bertemu para anggota DPRD Donggala menyampaikan permasalahan ini agar bisa di sikapi agar DPRD segera memanggil Bupati Donggala untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait masalah ini.

“Kamis besok kita akan ke Donggala, bertemu pimpinan dewan dan para anggotanya untuk melaporkan masalah ini. Karena kami menganggap Pemkab Donggala tidak becus dalam mengurusi rakyatnya yang ada di Sirenja. Sudah setahun lebih kami menderita, kok Bupati srperti tidak ada perhatiannya.” Cetus Ical.

Melalui Forum Pemuda Peduli Sirenja (FPPS) ini, Ical menambahkan tetap akan mengawal 200 warga dari 13 desa se-Kecamatan Sirenja bersama Camat, Kepala Desa dan BPD menuju ke gedung DPRD Donggala.

(Doc. Jbm/Darwis)

Usai menyampaikan tuntutannya dan berdialog dengan Camat Sirenja, seluruh massa akhirnya membubarkan diri dalam keadaan aman dan terkendali dan dikawal personil Polsek Sirenja di pimpin langsung Kapolsek IPTU. P. Sihotang.

 

 

Penulis : Darwis 

Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Related Articles

2 Comments

  1. 193821 57011You created some decent points there. I looked on the internet for the problem and located most individuals will go along with with your website. 730969

  2. 960086 884063Its perfect time to make some plans for the future and its time to be happy. Ive read this post and if I could I wish to suggest you some fascinating items or suggestions. Possibly you can write next articles referring to this write-up. I want to read even more issues about it! 863403

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button