Distan Pacitan Masih Lakukan Uji Laboratorium. Terkait Kematian Hewan Secara Misterius

2 min read
Pacitan- Kematian puluhan hewan ternak secara misterius di wilayah Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat setempat. Bahkan belakangan, kasus tersebut sudah merambah hingga ke Desa Kayen, Kecamatan/Kabupaten Pacitan.
Diperoleh informasi dari jejaring media sosial, bahwa pada Selasa (28/1) malam kemarin, satu kambing milik warga Desa Kayen, mati mendadak dengan luka di bagian perut. “Katanya sudah sampai ke Kayen kasus kematian hewan ternak di Kebonagung itu,” kata Hendra, salah seorang warga Desa Kayen, Kamis (30/1).
Kepala bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan), Dinas Pertanian, Kabupaten Pacitan, Agus Sumarno, mengatakan, kematian hewan di wilayah Kecamatan Kebonagung itu hampir bisa dipastikan karena serangan binatang buas. Hal itu dapat dilihat dari bekas luka yang ditemukan di beberapa ternak yang mati. “Kebanyakan ada luka di perut dan leher. Sehingga kuat diduga ternak tersebut mati karena serangan binatang buas,” jelasnya.
Namun guna lebih memastikan, apakah ada kasus penyakit tertentu, Agus menegaskan, saat ini tengah dilakukan uji laboratorium di Tuban. Dan hasilnya sejauh ini masih menunggu. “Kami berkeyakinan bukan karena penyakit. Tapi serangan binatang buas. Untuk memastikan itu, kita tunggu saja hasil uji laboratorium nantinya,” tutur Agus.
Sementara itu, sebagaimana pernah diberitakan sebelumnya, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Pacitan, Didik Alih Wibowo pernah menyatakan, bahwa kematian hewan ternak di Kecamatan Kebonagung itu, karena serangan anjing hutan. Selain itu, posisi kandang yang jauh dari pemukiman dan tanpa pelindung. Sebab mayoritas masyarakat menempatkan kandang ternaknya jauh dari rumah, kurang lebih sekitar 1 kilo meter. Untuk meminimalisir kejadian serupa ia mengimbau untuk memasang jaring di dekat kandang. Dengan harapan binatang buas tak bisa masuk. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *