Pacitan, JBM. id.com- Proses rekruitmen badan adhoc KPU Pacitan, pada Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Pacitan 2020, masih menyisakan riak-riak kecil. Sejumlah Pendaftar mengaku kecewa lantaran panitia seleksi dinilai kurang fair dalam menentukan keputusan untuk mengeliminasi pendaftar dari hasil verifikasi administrasi.
Hal tersebut seperti dialami Anas Subianto, warga Desa Bolosingo, Kecamatan/Kabupaten Pacitan ini. Saat dikonfirmasi Anas mengaku kalau ia tak lolos seleksi administrasi calon anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) Pibup 2020. Kepastian ketidak lolosannya itu dilihat dari pengumuman website milik KPU Pacitan. “Memang belum ada kejelasan atau klarifikasi dari tim seleksi. Saya hanya melihat di website KPU Pacitan, kalau saya nggak lolos administrasi,” katanya, saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Rabu (29/01/2020).
Namun begitu, lanjut Anas, sebagaimana Informasi yang ia dapatkan, gugurnya persyaratan administrasi itu konon katanya, kalau ia terindikasi sebagai pengurus atau anggota salah satu parpol. “Kabar sementara seperti itu (terindikasi sebagai pengurus atau anggota parpol, Red). Tapi memang belum ada informasi resmi dari panitia seleksi. Padahal pada Pemilu Gubernur dan Pileg lalu, saya ini menjadi anggota PPK. Tapi sekarang saya di klaim terindikasi sebagai anggota atau pengurus salah satu parpol,” tuturnya.
Anas mengaku sangat kecewa atas proses rekrutmen badan adhoc yang dilaksanakan tim seleksi KPU Pacitan. “Saya belum mengambil sikap, sementara masih mengamati dulu,” tegasnya.
Bukan hanya Anas, hal yang sama juga dialami Reza Adhitama. Warga Dusun Kebon, Desa Donorojo, Kecamatan Donorojo ini juga gagal di seleksi administrasi lantaran di klaim terindikasi anggota atau pengurus salah satu parpol. Menurut sumber yang bisa dipercaya, cucu dari mantan Ketua DPC PDIP Pacitan, Anwar ini, sejak dulu bukan sebagai anggota ataupun pengurus salah satu parpol. “Bukti surat ada dari kepengurusan parpol di Pacitan. Tapi konon Reza gagal di administrasi karena dinilai sebagai anggota atau pengurus salah satu parpol,” terang sumber yang meminta tidak disebutkan jatidirinya ini pada pewarta.
Ketua KPU Pacitan, Sulis Setyorini, belum bisa dimintai keterangan. Saat dihubungi melalui ponselnya, namun tidak aktif. Akan tetapi tak lama berselang Sulis mengirim chating WhatsApp dan mengatakan kalau saat ini sedang menerima tamu. “Maaf masih ada tamu,” katanya.
Sementara itu, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Pacitan, Agus Susanto, mengatakan, agar sebaiknya pewarta datang ke Sekertariat KPU, JL Veteran guna mendapatkan keterangan lengkap dari divisi yang membidangi. “Datang ke kantor saja mas (pewarta), biar dijelaskan sama divisi yang membidangi,” kata Agus diujung telepon. (yun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here