Baladhika Adhyaksa Yunan Buwana- Mendukung Penuh Gebrakan Jaksa Agung RI terkait dengan Pengusutan Kasus PT.Jiwasraya

2 min read
Spread the love

BANDUNG -JBM.CO.ID — Ketua Umum Baladhika Adhyaksa R. Yunan Buwana mendukung penuh dan mengapresiasi gebrakan Jaksa Agung RI Bapak ST. Burhanudin untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi di PT. Jiwasraya dengan potensi merugikan keuangan negara sebesar 13.7 Trilyun (perkiraan awal).”

Melalui rilis yang diterima jayantaranews hari ini (18/12/2019, Yunan Buwana mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi Bapak Jaksa Agung RI, belum genap 100 hari beliau dilantik oleh Presiden sudah menorehkan banyak prestasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Jadi Pesakitan KPK, Eks Presdir Lippo Ngarep Belas Kasihan Presiden Jokowi

“Tidak tanggung tanggung kasus yang ditangani oleh Kejaksaan Agung RI dalam PT. Jiwasraya menurut kami adalah merupakan kasus dugaan perompakan secara sistematis oleh para Direksi yang lama,
kami berharap kasus ini dapat diusut tuntas dan terang berderang,” tandas Yunan

Dikabarkan sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan adanya praktik korupsi di perusahaan BUMN PT Jiwasraya. Kejaksaan menaksir kerugian negara akibat korupsi tersebut mencapai 13,7 triliun rupiah.

Baca Juga :  Kolonel Inf Drs Alamsyah M.Si Bangga Pernah Pimpinan Prajurit Kodim Kendari

Menurut Yunan, “apa yang disampaikan oleh Jaksa Agung tentang laporan hasil pemeriksaan dengan tujuan tertentu atas pengelolaan bisnis asuransi, investasi, pendapatan, dan biaya operasional adalah hal yang patut diadili,” urainya.

Masih mengutip penilaian Jaksa Agung bahwa, “Hal ini terlihat pada pelanggaran prinsip kehati-hatian dengan berinvestasi yang dilakukan oleh PT Asuransi Jiwasraya yang telah banyak melakukan investasi pada aset-aset dengan risiko tinggi untuk mengejar high grade atau keuntungan tinggi antara lain yang pertama adalah penempatan saham sebanyak 22,4 persen senilai 5,7 triliun rupiah dari aset finansial dan jumlah tersebut 5 persen dana ditempatkan pada saham perusahaan dengan kinerja baik dan sebanyak 95 persen dana ditempatkan di saham yang berkinerja buruk. Ini jelas-jelas adanya manajemen yang ngawur,”

Baca Juga :  _Pasar Yang Unik_

www.jbm.co.id / Yunan

Editor : Uta

Kontributor Jabar /ll efendi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *