Connect with us

Berita

Indeks 62% Infrastruktur Pembangunan Di Bandar Lampung Dinilai Sangat Baik

Published

on

Bandar lampung, JBM.CO.ID–Survei dan Monitoring Infrastruktur di wilayah kota Bandar Lampung telah selesai dilaksanakan oleh Masyarakat Transparansi Merdeka (MTM) dimulai dari bulan agustus sampai dengan bulan desember 2019 pada 3 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas PUPR Bandar Lampung, Dinas Pendidikan dan kebudayaan dan Dinas Perdangan Bandar lampung.

Hasil Survei dan Monitoring tersebut diterima langsung oleh walikota Bandar Lampung, Drs.Herman HN,MM, Kadis P & P, Ir. Daniel Marsudi, Kadis Perdagangan Adiansyah, SE, MM, sekretaris Dinas PU “Joko Purnomo (Senin,02/12/2019)

Foto : Kepala Dinas P & P Ir Daniel Marsudi

Dari hasil survei tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut :
1.Hasil penilaian visual akhir secara keseluruhan pada survei dan Monitoring pembangunan Infrastruktur tahun 2019, bahwa nilai interpretasi infrastruktur 61,18 %, Kualitas Infrastruktur Sangat baik, Indeks 62 %, score 3,991 dengan respons alternatif baik.

2.Dinas PUPR Bandar Lampung, nilai Interpretasi Infrastruktur 64,45 % , kualitas Infrastruktur “Sangat Baik, Indeks 69,49 %, score 11.569 dengan respon alternatif baik

Baca Juga :  Kunker Perdana di Kodim Kolaka, Danrem 143/HO Tekankan Tehnik Pembinaan Teritorial

3.Pekerjaan fly over, nilai interpretasi infrastruktur 52,95 % , kualitas infrastruktur “Sangat sesuai, Indeks 58,74 %, score 1.149 dengan respon alternatif cukup baik

Foto : Sekretaris Dinas PUPR Joko Purnomo

4.Dinas P & P Bandar Lampung, nilai interpretasi infrastruktur 59,6 % , kualitas Infrastruktur “Sangat baik , Indeks 61,09 %, score 6.803 dengan respon alternatif baik

5.Dinas Perdagangan, nilai interpretasi infrastruktur 77,4 % , kualitas Infrastruktur “baik, Indeks 81,08 %, score, 296 dengan respon alternatif sangat baik.

Foto : Kepala Dinas Perdagangan Adiansyah, SE, MM

Keterangan data di atas menjelaskan, indikator nilai interpretasi infrastruktur merupakan penilaian prosentasi teratas atau perolehan nilai dasar terbesar terhadap hasil-hasil nilai lainya, yang menunjukan penilaian kualitas infrastruktur yang terdiri dari, Pekerjaan Persiapan, Pekerjaan Gedung, Ketepatan Penyelesaian Pekerjaan.

Sementara indikator nilai indeks deskritif merupakan penilaian dengan menggunakan model skala likert untuk mengetahui nilai bobot, score dan indeks pada model penilaian Interpretasi. yang terdiri dari : Pekerjaan Persiapan, Pekerjaan Gedung, Ketepatan Penyelesaian Pekerjaan,
lalu pekerjaan fly over terdapat ; pekerjaan persiapan, pekerjaan pondasi, pekerjaan badan jalan/aspal, ketepatan penyelesaian pekerjaan. (* lihat tabel lebih lengkap)

Tabel *

Ashari Hermansyah, dewan direktur Masyarakat Transparansi Merdeka (MTM), mengatakan,
“ survei yang dilakukan dengan metode Purposive Sampling, adalah teknik penelitian dengan menggunakan kriteria yang telah dipilih, sebanyak 29 sampel pekerjaan infrastruktur pada dinas PUPR bandar lampung, 15 sampel pekerjaan infrastruktur pada dinas P & P bandar lampung dan 1 sampel pekerjaan pada Dinas Perdagangan, terangnya.

Baca Juga :  Babinsa Dampingi Pesta Siaga Pramuka

“ Meskipun disaat dilakukan survei terdapat pekerjaan yang kurang sesuai speksifikasi, namun pada pelaksanaanya mengedepankan Toleransi dugaan Penyimpangan, yang berarti ketika kami sampaikan teguran kepada Instansi terkait, ada langkah-langkah tertentu yang lakukan pelaksana atau pun konsultan pengawas untuk melakukan perbaikan-perbaikan”, pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas P&P Ir. Daniel Marsudi ” saat dikonfirmasi mengatakan, kedepan pembangunan infrastuktur akan lebih baik lagi, dan mengedepankan informasi publik agar lebih transparan, dan bagi pihak-pihak terkait yang melakukan sosial control untuk memberikan masukan positif dan saling bersinergi, ucapnya.

Baca Juga :  Dukung Upaya Pemerintah Hadapi Virus Covid-19, Polres Mesuji Lakukan Sosialisasi dan Pengecekan Suhu Tubuh Anggota

Hal senada yang disampaikan kepala dinas perdagangan, Adiansyah,SE,MM “Semoga hasil pembangunan pasar tersebut bermanfaat bagi pedagang dan masyarakat umum, katanya.

Ashari hermansyah menambahkan, pelaksananaan hasil survei dan monitoring tahun 2019 memberikan beberapa catatan sebagai rekomendasi diantaranya;
1. Mengedepankan persaingan yang sehat dalam rangka mengimplementasikan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 16 tahun 2018 Tentang pengadaan barang/jasa untuk menghindari praktek-prektek KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) demi tercapainya Pemerintahan Daerah yang baik, bersih dan berwibawa (Good goverment and Clean Goverment)
2. Diharapkan Kedepanya lebih baik lagi pada proses perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan, serta memperhatikan pelaku usaha kecil untuk pemerataan agar dapat berpartisipasi dalam pembangunan Daerah khususnya kota Bandar Lampung.
3.Dalam rangka menjalankan amanat Undang-undang tentang Informasi Publik, yang berhubungan dengan informasi pekerjaan infrastruktur, maka diharapkan kedepanya lebih transparan memberikan informasi yang jelas dan terperinci pada papan Nama atau Plang Proyek pekerjaan.
4. Penggunaan anggaran kedepanya agar lebih efektif, efesiensi dan tepat sasaranya peruntukannya.sambungnya. (jbm)

EDITOR : Seno Aji

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Kamladu Pacitan, Ingatkan Tinggi Gelombang Capai 6 Meter

Published

on

By

Pacitan, www.jbm.id- Kondisi cuaca di Kabupaten Pacitan, masih perlu kewaspadaan lebih dari masyarakat, utamanya para nelayan. Mengingat dalam waktu singkat perubahan cuaca ekstrim masih akan berlangsung.

Komandan Pos Keamanan Laut Terpadu (Kamladu) Kabupaten Pacitan, Pelda Eden Totok Budianto, dalam siaran persnya mengatakan, saat ini cuaca cerah berawan. Suhu udara diantara 23 derajat celsius hingga 30 derajat celcius. Tingkat kelembapan berkisar 95 persen hingga 60 persen. “Kecepatan angin 7 – 20 km/jam, dan angin berhembus dari Timur. Tinggi gelombang atau ombak 4 – 6 Meter,” ujarnya, Senin (13/7).

Baca Juga :  Kunker Perdana di Kodim Kolaka, Danrem 143/HO Tekankan Tehnik Pembinaan Teritorial

Karena itu, ia mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca secara singkat serta peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang. “Saat ini tinggi gelombang mencapai 6 meter,” sebutnya.

Totok menekankan, agar masyarakat siap siaga dalam mengahadapi bencana. “Kenali ancamannya, kurangi resikonya dan siapkan strateginya. Siap untuk selamat dan menjadi budaya sadar bencana dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita jaga alam sehingga alam akan menjaga kita,” tandasnya. (yun).

Continue Reading

Berita

Projo Pacitan: Semua Bakal Calon Diharapkan Bisa Bersinergi, Jangan Saling Serang

Published

on

By

Pacitan, www.jbm.id- Ketua Projo ( Pro Jokowi) Kabupaten Pacitan, John Vera Tampubolon, kembali buka mulut seputar Pilbup 2020.

Kali ini, John memberikan masukan kepada semua bakal calon, utamanya yang hendak berangkat dari Partai Demokrat, agar mereka bisa lebih akur dan bersinergi. “Saat ini, semua masih belum jelas. Siapa lawan dan siapa kawan, semua masih abu-abu,” kata mantan anggota DPRD Pacitan masa jabatan 1999-2004 ini, Senin (13/7).

Baca Juga :  Kunker Perdana di Kodim Kolaka, Danrem 143/HO Tekankan Tehnik Pembinaan Teritorial

Dengan begitu, tak perlu ada kompetisi yang sengit. Sebab legalitas pencalonan mereka masih belum jelas. Yang selama ini mungkin masif melakukan pergerakan, namun kalau pada akhirnya nanti tidak mendapat rekomendasi pencalonan, tentu niatnya untuk maju sebagai calon bupati, akhirnya pupus. “Begitupun bagi yang selama ini terkesan silent, namun apabila dipenghujung waktu nanti mendapatkan rekomendasi, ya sebaiknya untuk dihargai dan didukung penuh prosesnya menuju Pilbup,” jelas John Vera.

Baca Juga :  MENUJU DEKLARASI AKTIVIS LINTAS GENERASI

Menurut John, sebaiknya semua bakal calon yang saat ini masih menunggu kepastian rekomendasi pencalonan, bisa bersinergi dan jangan saling serang satu dengan lainnya.

Kalau bisa, mereka saling bergandeng tangan, bersama-sama mengunjungi masyarakat. “Sehingga nantinya, siapapun yang akan berhasil mendapatkan rekomendasi, itulah yang sama-sama didukung.

Tapi kalau saat ini sudah nampak tensi persaingan, pada akhirnya nanti mereka yang tidak terekomendasi akan menyeberang mendukung calon yang diusung oleh partai politik lainnya. Nah, ini yang seharusnya dijadikan perhatian bagi semua bakal calon dari Partai Demokrat, untuk mensolidkan langkah. Sebab sekali lagi, semuanya masih belum jelas. Siapa kawan dan siapa lawan,” tukasnya. (yun).

Continue Reading

Berita

BULELENG DAPATKAN HIBAH ASET TANAH DAN BANGUNAN DARI PEMPROV BALI

Published

on

By

SINGARAJA-JBM.CO.ID – Pemkab Buleleng mendapatkan hibah beberapa aset milik Pemprov Bali yang ada di Buleleng. Usaha permohonan dilakukan sebagai upaya penataan aset yang ada di Kabupaten Buleleng.

Tercatat ada 19 bidang tanah dan tujuh bangunan yang dihibahkan Pemprov Bali ke Pemkab Buleleng. Semuanya dimanfaatkan untuk fasilitas umum dan sarana kepentingan masyarakat lainnya.

Dikonfirmasi beberapa waktu yang lalu, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, menjelaskan usaha ini sebagai langkah penertiban dan pemanfaatan aset yang ada. Di satu sisi, penertiban dalam rangka penataan aset yang berhubungan dengan mata anggaran yang dianggarkan. Secara administratif, permohonan hibah dan juga hibah harus dilakukan. “Agar tidak terjadi kesalahan penataan aset dan pemberian anggaran pada aset itu,” jelasnya.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: PMI BULELENG SUMBANG 100 PAKET SEMBAKO

Kedua adalah langkah untuk menghindari terjadinya pembiaran menyangkut fungsi dari aset tersebut. Aset-aset yang diterima bisa difungsikan misalnya sebagai taman, fasilitas umum, dan kantor. Tidak ada lahan-lahan ataupun bangunan yang terbengkalai lagi. “Ini kan bisa dimanfaatkan. Yang jelas ini sangat bermanfaat bagi kita khususnya masyarakat Buleleng,” ujar Agus.

Agus Suradnyana pun mengungkapkan ke depan Pemkab Buleleng akan menanyakan aset-aset yang masih dalam lelang bank ataupun yang masih dalam sengketa untuk bisa dimanfaatkan. Utamanya aset-aset yang berada di Kota Singaraja. Misalnya, untuk memperindah wajah kota seperti pembuatan taman. Agar tidak terjadi kekumuhan di kota. Pemkab Buleleng akan bersurat kepada Pemprov Bali untuk menanyakan hal ini.

Baca Juga :  MENUJU DEKLARASI AKTIVIS LINTAS GENERASI

“Kalau sudah selesai sengketanya, mau diambil lagi ya silahkan. Paling kita menata ringan saja. Seperti kebun-kebun dan pohon-pohon agar lebih rindang,” ungkapnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi Bali ini menambahkan khusus untuk aset-aset milik Pemprov Bali, telah memberikan manfaat yang luar biasa untuk Buleleng. Seperti ada untuk Taman Bung Karno dan Taman Yuwana Asri. Banyak yang sudah bisa dimanfaatkan. Ada pula aset-aset besar yang diharapkan bisa menggerakkan aspek ekonomi. Contohnya adalah tanah di Pemuteran. Pemanfaatan aset tanah di Pemuteran harus cepat dicarikan jalan keluar sehingga ada keleluasaan untuk mencarikan investor yang mau berinvestasi disana.

Baca Juga :  Babinsa Dampingi Pesta Siaga Pramuka

“Agar bisa sesuai dengan apa yang kita harapkan. Tanah tersebut bisa memberikan manfaat bagi kondisi pariwisata dan sekaligus mendorong perekonomian di Kabupaten Buleleng. Ini ke depan akan saya usulkan setelah hibah pertama dan kedua selesai,” pungkas Agus.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Continue Reading

Trending