Berita

Eks Pimpinan KPK Tuding Presiden Jokowi Tak Layak Jadi Panutan

JAKARTAJBM.co.id – Eks Pimpinan KPK, Busyro Muqoddas mengatakan Presiden Joko Widodo tidak layak menjadi panutan karena tidak mendukung upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Sikap dia menyetujui revisi UU KPK, dibarengi tidak berani mengeluarkan Perppu UU KPK yang baru, ditambah grasi kepada koruptor, sudah cukup untuk menilai bahwa dia tidak bisa dijadikan panutan tertinggi dalam melawan dan memberantas tumor ganas korupsi yang telah menjadi fakta tindak kebrutalan dan radikal yang nyata,” jelas Busyro, Sabtu (30/11/2019).

Baca Juga :  Bupati Indartato Harapkan Proyek Waduk Tukul Selesai Desember Tahun Ini

Bukan hanya dalam aspek pemberantasan korupsi, Busyro mengaku jika sejumlah kebijakan Presiden Jokowi yang lain juga memprihatinkan.

“Sudah pada level demoralisasi yang berdampak pada deideologisasi terhadap Pancasila, yang tidak dicerminkan pada sejumlah kebijakan pemerintah yang diametral, terutama keadilan sosial,” kata Busyro.

“Tata kelola sektor ekonomi, pajak, tata ruang, perizinan sektor Sumber Daya Alam, dan rekrutmen pejabat dan staf-staf khusus yang tidak based on track record integritas yang teruji adalah contoh konkret,” tambahnya.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: TINJAU RAPID TEST, BUPATI AGUS INGATKAN PMI IKUTI ANJURAN PEMERINTAH

Itulah sebabnya, Busyro meragukan komitmen Presiden Jokowi dalam kegiatan pemberantasan korupsi.

“Masih bisa diharapkan kah Presiden Jokowi untuk sungguh-sungguh dan jujur, serta berani melawan korupsi di birokrasi?” kata Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM tersebut.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
%d blogger menyukai ini: